Mataram (ANTARA) - Dinas Pertanian Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat menyiagakan petugas gabungan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha hingga tiga hari Tasyrik mendatang.
Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian (Distan) Kota Mataram Lalu Hapiludin di Mataram, Selasa, mengatakan bahwa hari Tasyrik merupakan tiga hari berturut-turut setelah Hari Raya Idul Adha yang jatuh pada tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah atau 28, 29, dan 30 Mei 2026.
"Jadi selama empat hari itu, kegiatan pemeriksaan hewan dan daging kurban dilakukan oleh tim gabungan yang jumlahnya sekitar 100 orang lebih," katanya.
Tim tersebut, menurutnya, selain berasal dari Dinas Pertanian Kota Mataram, juga berasal dari jajaran Dinas Peternakan Provinsi NTB, serta dibantu dari para mahasiswa Universitas Mandalika (Undikma) Mataram.
Petugas gabungan tersebut diturunkan untuk membantu kegiatan pengecekan kesehatan antemortem (sebelum disembelih) dan postmortem (setelah disembelih) pada lebih dari 200 lokasi pemotongan hewan kurban.
"Ratusan tim gabungan tersebut diturunkan guna memastikan kondisi kesehatan hewan yang disembelih aman untuk dikonsumsi masyarakat," katanya.
Baca juga: Distan Mataram menemukan puluhan kasus penyakit kulit pada hewan kurban
Berdasarkan data yang dihimpun, katanya, kedatangan hewan kurban di titik-titik pemotongan seperti masjid dan yayasan diperkirakan mulai ramai sejak Selasa sore hingga malam hari.
Jika sebelumnya kegiatan pemeriksaan hanya dilakukan tim internal Distan Kota Mataram yakni sebanyak 36 orang yang dibagi ke dalam enam tim tersebar di enam kecamatan, kini kekuatan personel bertambah signifikan berkat adanya kolaborasi dengan tim dari Provinsi NTB.
Baca juga: Distan Mataram menurunkan tim kesehatan hewan kurban ke 70 titik
Kolaborasi itu diharapkan dapat mengoptimalkan efektivitas pengawasan di lapangan, mengingat aktivitas pemotongan hewan kurban akan tersebar luas di lebih dari 200 titik lokasi.
"Tim sudah memetakan wilayah agar tidak terjadi tumpang tindih pengawasan di lapangan. Petugas yang turun ke lapangan merupakan tim kesehatan hewan," katanya.