Lombok Tengah, NTB, 30/11 (ANTARA)- Pelamar penerimaan calon pegawai negeri sipil daerah di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat tahun 2010 membludak, hingga pentupan pendaftaran Senin (29/11), jumlah lamaran yang sudah masuk ke Badan kepegawaian daerah mencapai 8.170 orang.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Lombok Tengah H Lalu Mustiadi di Praya, Selasa mengatakan, jika dibandingkan dengan tahun 2009, jumlah pendaftar tahun 2010 mengalami kenaikan cukup signifikan.
"Tahun 2009 jumlah pelamar sekitar 6.000 orang dengan jumah formasi 355, sekarang meningkat menjadi 8.170 orang, yang tersedia hanya 222 formasi," katanya.
Ia mengatakan, jumlah pendaftar terbanyak adalah pada formasi guru yakni sekitar 5000 orang, sementara formasi yang tersedia bidang pendidikan sebanyak 113 formasi, tenaga kesehatan sebanyak 918 pelamar, yang dibutuhkan hanya 69 orang.
"Sisanya meruypakan pelamar untuk tenaga teknis, sementara yang dibutuhkan hanya 40 orang saja," katanya.
Dia mengatakan, berdasarkan laporan dari tim verifikasi terdapat satu formasi tidak terisi yakni formasi untuk dokter spesialis penyakit mata.
"Tidak ada pendaftarnya untuk dokter spesialis mata, sehingga formasi ini kosong," ujarnya.
Mustiadi mengatakan, pihaknya tidak bisa mengubah ataupun mengganti formasi yang kosong itu dengan formasi lain karena Surat Keputusan (SK) yang mengatur formasi itu sudah dikeluarkan oleh Menteri Negara Pendayaan Aparatur Negara (Menneg PAN)
"Kalau memang tidak terisi, tidak boleh diganti atau dimasukkan ke formasi yang sudah ada karena sudah ditetapkan oleh Menpan, jadi sudha tidak bis adiutak atik," katanya.
Menurut dia, sampai saat ini pihaknya masih melakukan seleksi administrasi terhadap berkas lamaran yang dikirmkan oleh para pelamara.
"Kami sudah mulai melakukan veriufikasi untuk mengecek kelengkapan berkas lamaran tersebut," kata Mustiadi.
Tim verifikasi terdiri dari tiga kelompok kerja (pokja) diantaranya Pokja I untuk pelamar pendidikan, Pokja II tenaga kesehatan da Pokja ke III untuk pelamar tenaga teknis.
"Kami menjamin tim akan berkerja profesional dan tidak akan berbuat curang karena mereka sudah disumpah," ujarnya.
Bupati Lombok Tengah HM Suhaili FT mengingatkan para pelamar untuk tidak menggunakan joki atau mempercayai calo CPNSD tersebut.
"jangan sekali sekali percaya dengan calo, percaya kepada diri sendiri, calo itu kerjaanya bohong, jadi kalau tidak mau rugi jangan percaya calo. Saya minta masyarakat untuk mewaspadai para calo yang keliling mencari mangsanya," kata Suhaili. (*)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026