Mataram (ANTARA) - Dinas Pariwisata Nusa Tenggara Barat mengajak pelaku industri pariwisata baik itu asosiasi dan hotel berkolaborasi dengan pelaku UMKM untuk penyediaan pojok UMKM sebagai bentuk dukungan dan menyukseskan perhelatan MotoGP di Sirkuit Mandalika pada 18-20 Maret 2022 mendatang.

Kepala Dinas Pariwisata NTB Yusron Hadi mengatakan kolaborasi antara pelaku industri pariwisata dan UMKM penting dilakukan untuk mengangkat citra dan kualitas produk UMKM di NTB saat berlangsungnya MotoGP.

"Kita berharap melalui kolaborasi ini pelaku industri pariwisata di NTB, seperti hotel bisa menyediakan pojok untuk UMKM berjualan, sehingga tamu-tamu yang menginap bisa langsung berbelanja disitu (hotel, red)," ujarnya di Mataram, Selasa.

Ia mengakui pihaknya sudah mengidentifikasi dan mengkurasi ratusan pelaku UMKM yang nantinya dilibatkan untuk MotoGP. Pelaku UMKM ini mulai dari kuliner, fashion, kriya hingga kosmetik.

"Kalau dari kita (Dispar, red) itu ada 136 UMKM yang terkurasi dan produknya sudah siap dipasarkan. Jumlah ini belum yang diseleksi oleh Dinas Perdagangan itu ada 36 UMKM dan Dinas Koperasi ada 50 UMKM. Tapi ini angka sementara karena nanti jumlahnya masih bisa bertambah," terangnya.

Menurutnya, rata-rata pelaku UMKM ini sudah mendapatkan pelatihan dan pembinaan dari Dispar NTB dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) baik dalam bentuk peningkatan SDM, pelayanan, kualitas hingga pengemasan produk sehingga layak jual.

"Intinya pelaku UMKM kita ini sudah siap," tegas mantan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan NTB ini.

Selain itu sebelum MotoGP digelar, pihaknya dengan dukungan Kemenparekraf juga akan menggelar temu usaha dan temu bisnis dengan melibatkan pelaku UMKM, asosiasi dan pelaku industri pariwisata.

Untuk kegiatan sendiri lanjut Yusron, akan digelar selama dua hari pada Januari ini, sehingga diharapkan melalui pertemuan ini para pelaku UMKM, asosiasi dan industri pariwisata seperti hotel, restoran bisa saling berpromosi dan bertransaksi.

"Tentu harapannya, dengan temu usaha dan temu bisnis pelaku UMKM, asosiasi dan industri pariwisata bisa saling silaturahmi sekaligus bertransaksi bisnis serta berpromosi," katanya.
 

Pewarta :
Editor: Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026