"Dalam pembangunan dunia pendidikan terdapat dua hal mendasar yang harus diperhatikan, yaitu akses untuk mendapatkan layanan pendidikan dan bagaimana kualitas dari pendidikan itu sendiri," ujar Zainul.
Mataram (Antara Mataram) - Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) TGH M Zainul Majdi menekankan pentingnya akses untuk mendapatkan layanan pendidikan, dan kualitas pendidikan, saat memimpin upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional, di Mataram, Jumat.

"Dalam pembangunan dunia pendidikan terdapat dua hal mendasar yang harus diperhatikan, yaitu akses untuk mendapatkan layanan pendidikan dan bagaimana kualitas dari pendidikan itu sendiri," ujarnya.

Zainul mengatakan, terkait akses mendapatkan layanan pendidikan sangat dipengaruhi oleh ketersediaan dan keterjangkauan.

Oleh karena itu, diperlukan upaya dan kebijakan untuk terus meningkatkan akses pendidikan secara inklusif dan berkeadilan, seperti pemberian bantuan pendidikan untuk siswa miskin, program dana BOS, pengiriman tenaga guru ke daerah terpencil, bantuan operasional untuk perguruan tinggi dan pendirian perguruan tinggi baru dan sekolah berasrama.

Sedangkan untuk kualitas sebuah pendidikan sangat dipengaruhi oleh tiga hal yakni ketersediaan dan kualitas guru, kurikulum pendidikan dan sarana prasarana.

Terkait hal itu, pemerintah telah menetapkan berbagai kebijakan, antara lain melalui program pendidikan dan pelatihan guru berkelanjutan, rehabilitasi sekolah rusak, penerapan kurikulum secara bertahap, meningkatkan kapasitas profesionalitas bagi guru, kepala sekolah dan pengawas, serta penataaan sistem perbukuan pelajaran.

"Alhamdulillah, kebijakan dan program tersebut telah menunjukkan hasil yang menggembirakan, yang antara lain ditandai dengan kenaikan Angka Partisipasi Kasar (APK) yang cukup tinggi dan lebih inklusif, terutama pada tingkat SMP/MTS, SMA sederajat dan perguruan tinggi," ujarnya.

Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2014, mengusung tema "Pendidikan Untuk Peradaban Indonesia yang Unggul".

Tema tersebut pada hakekatnya merupakan sebuah upaya untuk membangun peradaban manusia Indonesia yang unggul melalui pembangunan pendidikan yang berkualitas dan berkeadilan.

Untuk itu, dibutuhkan partisipasi aktif semua pihak, terutama dalam membangun generasi bangsa yang memiliki kompetensi secara utuh, meliputi sikap, pengetahuan dan ketrampilan.

Zainul mengungkapkan bahwa untuk membangun peradaban Indonesia yang unggul, harus dipersiapkan generasi emas atau generasi bangsa yang kreatif, inovatif, produktif, berkarakter, memiliki pola pikir tinggi serta cinta dan bangga menjadi bangsa Indonesia.

"Dengan generasi emas itulah, kita bangun peradaban Indonesia, menjadi Indonesia yang unggul menuju kejayaan Indonesia," ujarnya. (*)


Pewarta :
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026