GSM Tabur Bunga di Makam Pahlawan Majeluk

id Paguyuban GSM

Tujuan dari kegiatan untuk mengenang jasa para pahlawan yang berjuang merebut kemerdekaan bangsa Indonesia.
Mataram,  (Antara) - Paguyuban Gema Satya Mandala (GSM) mengadakan kegiatan tabur bunga di taman makam pahlawan Majeluk, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, bersama Komunitas Ontel Mataram (KOMA).

Ketua Paguyuban GSM I Gusti Made Winantara di Mataram, Minggu, mengatakan tujuan dari kegiatan tersebut untuk mengenang jasa para pahlawan yang berjuang merebut kemerdekaan bangsa Indonesia.

Kegiatan yang dimulai sejak Minggu pagi itu diawali dengan upacara penghormatan dan renungan suci, kemudian diakhir acara dilanjutkan proses tabur bunga.

"Upacara penghormatan telah dilaksanakan pada Minggu pagi, tepatnya pukul 07.30 Wita bersama komunitas lainnya," katanya.

Kegiatan yang berlangsung selama 15 menit di halaman taman makam pahlawan Majeluk, Mataram itu, dipimpin oleh Ketua Paguyuban GSM dan bertindak sebagai komandan upacara Ketua KOMA I Gede Tirta.

Usai melaksanakan upacara penghormatan yang berlangsung khidmat itu, GSM bersama KOMA menuju lokasi penghijauan. "Sesuai agenda, kegiatan selanjutnya penanaman pohon di dua lokasi yang telah kami tetapkan," katanya.

Bibit pohon yang ditanam antara lain bajur, mahoni, dan sengon itu didapat melalui kerja sama dengan pihak dinas kehutanan. "Kami telah memperoleh 500 bibit pohon siap tanam," ucapnya.

Adapun lokasi penanaman pohon tersebut dilaksanakan pada dua tempat yakni di sekitar lahan kosong Kelurahan Mayura dan Seganteng, Kecamatan Cakranegara.

"Untuk tahap awal, penanaman sengaja dilakukan di dua lokasi itu, karena warga lingkungan sekitar telah menyanggupi untuk memantau dan merawat bibit yang kami tanam," katanya.

Dalam kegiatan itu, pihaknya berharap pohon yang ditanam dapat tumbuh besar. "Kami juga akan mencari lokasi dimana warga sekitar penanaman sanggup merawat dan memantaunya," ujarnya.

Ia mengatakan penanaman pohon akan dilaksanakan seminggu sekali, namun sebelum itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan warga agar penanaman bibit pohon tidak sia-sia di wilayah tersebut.
Pewarta :
Editor: Yanes
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar