Mataram (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat mengatakan, kegiatan layanan cek kesehatan gratis (CKG) untuk pelajar di Kota Mataram menggunakan skala prioritas.
"Hasil koordinasi kami dengan pihak terkait, CKG pelajar tidak dilakukan serentak kepada siswa, melainkan menggunakan skala prioritas," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Mataram dr H Emirald Isfihan di Mataram, Jumat.
Untuk pelaksanaan CKG pelajar, Dinkes Kota Mataram sudah menerima petunjuk teknis pelaksanaan dari pemerintah pusat, dan sudah dikoordinasikan dengan Dinas Kesehatan Provinsi NTB.
Karena itulah, layanan CKG akan dimulai pada minggu pertama Agustus 2025 ke sekolah-sekolah yang dinilai prioritas.
Baca juga: Cek kesehatan gratis pelajar di Mataram ditargetkan mulai Agustus 2025
Seperti kegiatan di luar daerah, CKG menyasar sekolah rakyat. Tapi karena di Mataram belum ada, maka sasaran akan di koordinasikan dengan Dinas Pendidikan Kota Mataram.
"Bisa saja, siswa yang akan kami sasar adalah mereka yang sekolah di lokasi-lokasi terdampak banjir, kawasan pesisir atau lainnya," katanya.
Untuk pelaksanaan CKG pelajar tersebut, Dinkes segera menyiapkan berbagai logistik yang dibutuhkan termasuk memastikan ketersediaan reagen untuk mengambil sampel ketika ada pengujian dan analisis di laboratorium medis lebih lanjut.
Baca juga: Sebanyak 600 warga Mataram sudah daftar Program CKG
Di sisi lain, Emirald mengatakan, cakupan pemeriksaan kesehatan bagi pelajar hampir sama seperti pada CKG umum yang dicanangkan bagi yang berulang tahun yakni meliputi skrining organ mata, telinga, anemia, penyakit tidak menular (PTM) dan penyakit menular.
Program tersebut merupakan salah satu langkah inisiatif yang cepat dan mudah dicapai Presiden Prabowo Subianto serta menjadi program pemeriksaan kesehatan terbesar yang pernah dijalankan pemerintah.
"Program CKG bagi yang berulang tahun di Kota Mataram, cakupannya hingga kini sudah mencapai ribuan," katanya menambahkan.
Baca juga: Sosialisasi program CKG di Mataram dioptimalkan
Baca juga: Sebanyak 60 warga Mataram sudah manfaatkan CKG