Mataram, NTB (ANTARA) - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, mulai membuka tender untuk enam proyek pengerjaan jalan berupa peningkatan dan pemeliharaan jalan dengan total anggaran mencapai Rp8 miliar lebih.

"Anggaran untuk enam proyek jalan tersebut bersumber dari APBD Kota Mataram tahun 2025," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Mataram Lale Widiahning di Mataram, NTB, Selasa.

Menurutnya, enam proyek jalan tersebut meliputi, pemeliharaan Jalan Swadaya Kekalik dengan anggaran Rp3 miliar, peningkatan kapasitas struktur Jalan Ade Irma Suryani Monjok sebesar Rp1,4 miliar, dan pembangunan Jalan Bebidas dengan anggaran Rp1 miliar.

Selain itu, pemeliharaan berkala Jalan Komplek Perumahan Kodya Asri sebesar Rp1,1 miliar, peningkatan kapasitas struktur jalan di kawasan perumahan elite dengan anggaran Rp1,1 miliar, dan pemeliharaan berkala Jalan Arya Banjar Getas dengan anggaran Rp495 juta.

Baca juga: Buka jalan baru di Mataram dialokasikan anggaran Rp7,5 miliar

Namun demikian, Lale mengaku belum membawa data teknis secara rinci terkait panjang dan lebar masing-masing ruas jalan yang akan dikerjakan.

"Setelah tender, pengerjaan kami targetkan dimulai akhir Agustus 2025, dan masa pelaksanaan pekerjaan akan berlangsung sekitar lima bulan dan dituntaskan hingga Desember 2025," katanya.

Untuk mendukung pelaksanaan proyek berjalan lancar, PUPR telah menyiapkan konsep salah satunya rekayasa lalu lintas di Jalan Ade Irma Suryani Monjok yang dikenal rawan kemacetan karena berada di kawasan padat permukiman, kos-kosan, dan aktivitas perdagangan.

Baca juga: Pemkot Mataram turunkan tim penaksir harga pembebasan lahan jalan baru

Ia mengatakan pengerjaan proyek jalan tidak hanya mencakup pengaspalan, tetapi juga penataan bahu jalan dan saluran drainase.

"Misalnya, di Jalan Swadaya saluran menggunakan pipa, dan tidak ada bahu jalannya. Penataan akan kami buatkan saluran dan bahu jalan," katanya.

Pemerintah Kota Mataram berharap melalui proyek-proyek tersebut kualitas infrastruktur jalan di Kota Mataram sebagai ibu kota provinsi NTB semakin baik dan merata.

Selain itu, dapat mendukung percepatan akses masyarakat yang berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat sekitar dan Kota Mataram pada umumnya.

"Proyek jalan ini biasanya yang lama penataan saluran dan bahu jalan, kalau pengaspalan bisa cepat," katanya.

Baca juga: Pembukaan jalan baru di Mataram dialokasikan Rp2,5 miliar
Baca juga: Dua akses jalan baru di Mataram siap dibuka untuk urai kemacetan



Pewarta :
Editor: Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026