Sumbawa Barat targetkan penambahan 5 TPS3R di 2025

id Sampah,Sumbawa Barat ,NTB,TPS3R

Sumbawa Barat targetkan penambahan 5 TPS3R di 2025

Bupati Sumbawa Barat, Provinsi NTB Amar Nurmansyah di Sumbawa Barat, Selasa (19/08/2025). ANTARA/HO-Humas Pemkab Sumbawa Barat.

Mataram (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menargetkan pembangunan lima tempat pengolahan sampah reduce, reuse, recycle (TPS3R) dan tempat pengelolaan sampah terpadu 2025 untuk mewujudkan kota bersih.

"Upaya ini selaras dengan target pemerintah daerah dalam meningkatkan capaian nilai kebersihan menuju predikat kota bersih berdasarkan parameter Adipura," kata Bupati Sumbawa Barat Amar Nurmansyah saat acara bimbingan teknis pengelolaan sampah di Sumbawa Barat, Selasa.

Untuk mewujudkan kota bersih di Sumbawa Barat, ia menargetkan penambahan lima unit tempat pengolahan sampah hingga akhir tahun ini, serta pembangunan satu unit tempat pengolahan sampah terpadu (TPST).

“Banyak kebaikan yang bisa diperoleh dari pengelolaan sampah. Namun, diperlukan kebijakan yang lebih aplikatif agar langsung dapat diimplementasikan di lapangan,” katanya.

Baca juga: Mengolah limbah plastik jadi BBM alternatif

Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan mampu menjadi kunci menuju Sumbawa Barat bersih dan berkelanjutan.

Oleh karena itu, program ini mampu menumbuhkan kesadaran lingkungan pada generasi penerus sejak usia dini serta memperkuat peran masyarakat dalam mengurangi timbulan sampah.

"Program ini diharapkan dapat mengurangi sampah di Sumbawa Barat," katanya.

Baca juga: Tarakan menambah tempat pengolahan sampah 3R

Sementara itu, Manager Social Impact PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT), Dimas Purnama mengatakan bimbingan teknis pengelolaan sampah ini dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam pengelolaan sampah, khususnya sampah rumah tangga.

"Selain itu, kegiatan ini juga diarahkan untuk mendorong partisipasi masyarakat sekaligus mendukung program pemerintah melalui konsep reduce, reuse, recycle (3R) dan pengelolaan sampah berbasis bank sampah," katanya.

Dukungan dari PT AMNT diwujudkan melalui dua program utama yaitu pengelolaan sampah berbasis sekolah (PSBS) dan pengelolaan sampah berbasis masyarakat di tingkat desa.

"Menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab semua, termasuk masyarakat," katanya.

Baca juga: Denpasar minta warga optimalkan TPS3R tiap desa
Baca juga: Lombok Utara mengupayakan semua desa punya fasilitas pengolahan sampah
Baca juga: Kementerian PUPR membangun dua TPS3R di Lombok Utara

Pewarta :
Editor: Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.