Pemkot Mataram mendorong keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak

id Wali Kota Mataram,Harganas,Kota Mataram,NTB

Pemkot Mataram mendorong keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak

Wali Kota Mataram NTB H Mohan Roliskana (depan) saat memberikan sambutan pada kegiatan Gebyar Keluarga Berkualitas dalam rangka Hari Keluarga Nasional (Harganas) dan hari jadi ke-32 Kota Mataram di Mataram Provinsi Nusa Tenggara Barat, Rabu (27/8-2025). ANTARA/Nirkomala.

Mataram (ANTARA) - Pemerintah Kota Mataram Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mendorong keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak untuk mengoptimalkan tumbuh kembang anak secara fisik, emosional, dan kognitif, serta membentuk karakter positif dan rasa percaya diri pada anak.

"Hal itu juga sebagai bagian ketahanan keluarga, mulai dari pencegahan stunting, peningkatan layanan kesehatan ibu dan anak, pendidikan, hingga penguatan ekonomi keluarga," kata Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana dalam kegiatan Gebyar Keluarga Berkualitas dalam rangka Hari Keluarga Nasional (Harganas) dan hari jadi ke-32 Kota Mataram di Mataram, Rabu.

Ia mengatakan, peran ayah dalam keluarga dinilai penting untuk menciptakan lingkungan keluarga yang harmonis, seimbang, dan kasih sayang, yang pada akhirnya menghasilkan generasi muda yang kuat, berdaya, dan berkualitas.

"Keluarga merupakan fondasi utama dalam membangun bangsa," katanya.

Dikatakannya pula, keluarga yang kuat, harmonis, dan sejahtera akan melahirkan generasi yang berkualitas, berkarakter, dan mampu menghadapi tantangan zaman.

Apalagi anak-anak generasi Z ini merupakan anak yang luar biasa, karena begitu lahir sudah kenal dengan internet sehingga mereka tumbuh menjadi anak kritis, rasa ingin tahu lebih besar, modern, serta anak agak susah diatur.

Baca juga: Lomba presentasi pola asuh anak era digital digelar di Mataram

"Jadi sebagai orang tua kita dihadapkan pada situasi yang harus beradaptasi dengan kondisi tersebut," katanya.

Terkait dengan itu, lanjut wali kota, berbagai program telah didorong bersama untuk memperkuat ketahanan keluarga, agar keluarga Mataram dapat menjadi keluarga yang sehat, berdaya, dan bahagia.

Selain itu, lanjutnya, sesuai arahan pemerintah pusat juga perlu terus memberi perhatian pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) untuk mencegah stunting, kemudian peningkatan layanan kesehatan ibu dan anak, pendidikan, penguatan ekonomi keluarga, serta memberdayakan para lansia agar tetap sehat dan produktif.

Baca juga: Penting kenalkan lagu-lagu kebangsaan pada anak

Hal tersebut sangat relevan dengan kondisi Kota Mataram, di mana peran keluarga besar, baik orang tua, anak, maupun kakek, nenek, masih menjadi pilar penting dalam kehidupan masyarakat.

Karena itu, momentum Gebyar Keluarga Berkualitas bisa menjadi ajang memperkuat kembali komitmen kita dalam membangun keluarga yang tangguh.

"Kami yakin, bila setiap keluarga di Mataram mampu menjalankan perannya dengan baik, maka cita-cita mewujudkan Mataram yang semakin HARUM (Harmoni, Aman, Ramah, Unggul, dan Mandiri) semakin cepat tercapai," katanya.

Pewarta :
Editor: I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.