Lombok Tengah (ANTARA) - Warga Dusun Bulang dan Dusun Bagek Pengadang, Desa Semoyang, Kecamatan Praya Timur, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, mengeluhkan kondisi jalan penghubung antar dusun yang rusak dan belum kunjung diperbaiki.

Salah seorang warga setempat, Anggraini, mengatakan jalan tersebut merupakan akses utama masyarakat yang kini mengalami kerusakan parah dan semakin sulit dilalui.

“Jalan yang menjadi akses utama masyarakat sudah rusak berat,” kata Anggraini dalam keterangan tertulis di Lombok Tengah, Selasa.

Menurut dia, kerusakan jalan telah terjadi sejak lama dengan lubang besar di sejumlah titik. Kondisi semakin memburuk saat musim hujan karena genangan air menutupi permukaan jalan, sehingga menyerupai kolam dan membahayakan pengguna jalan.

“Kondisi jalan ini sudah bertahun-tahun rusak. Setiap hujan turun, lubangnya tertutup air dan sulit dilewati,” ujarnya.

Baca juga: Jalan rusak di Lombok Tengah dibenahi pakai pola long segmen

Ia menambahkan, jalan penghubung antar dusun tersebut memiliki peran penting bagi aktivitas sosial dan ekonomi warga. Jalan itu menjadi akses menuju lahan pertanian, sekolah, pasar, serta fasilitas umum lainnya.

Kerusakan jalan yang dibiarkan berlarut-larut dinilai menghambat mobilitas warga dan berpotensi menimbulkan kecelakaan, terutama bagi pengendara sepeda motor dan anak-anak yang berangkat ke sekolah.

Warga juga menilai Pemerintah Desa Semoyang kurang responsif terhadap keluhan yang telah berulang kali disampaikan masyarakat.

“Kami tidak menuntut hal berlebihan. Kami hanya ingin jalan yang layak dilalui karena ini kebutuhan dasar masyarakat,” katanya.

Baca juga: Jalan di Praya Lombok Tengah rusak, Pemkab diminta serius pembaiki

Masyarakat berharap pemerintah desa maupun pemerintah daerah segera melakukan perbaikan, setidaknya penanganan sementara seperti penimbunan lubang dan perbaikan drainase.

Hingga berita ini diturunkan, Pemerintah Desa Semoyang belum dapat dikonfirmasi terkait keluhan warga mengenai kondisi jalan tersebut.

Baca juga: Jalan rusak di Desa Batu tulis tak kunjung diperbaiki
Baca juga: Perbaikan jembatan rusak di Pujut memakan biaya Rp350 juta
Baca juga: Ruas jalan di depan alun-alun Tastura Prayarusak hingga rawan kecelakaan



Pewarta :
Editor: Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026