Mataram (ANTARA) - Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menyerahkan ratusan sertifikat elektronik hasil Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Tahun Anggaran 2025 dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Sebanyak 177 sertifikat elektronik itu diberikan kepada warga di Desa Tetebatu Kecamatan Sikur, dan Desa Sapit Kecamatan Suela Kabupaten Lombok Timur," kata Kepala BPN Lombok Timur I Komang Suartana saat acara penyerahan program tersebut di Lombok Timur, Jumat.
Program sertifikat elektronik itu diserahkan langsung oleh tim Satgas Yuridis dan Panitia PTSL, disaksikan kepala desa, kepala dusun dan perangkat desa serta masyarakat penerima sertifikat.
“Penyerahan sertifikat elektronik ini merupakan tahap pertama dari rangkaian penyerahan yang telah direncanakan," katanya.
Baca juga: 32 desa di Lombok Timur diberikan program PTSL 2022
Ia menyampaikan apresiasi atas kerja sama antara Kantor Pertanahan Kabupaten Lombok Timur, pihak desa, dan seluruh warga yang terlibat, sehingga kegiatan ini berjalan tertib dan lancar.
Program sertifikat elektronik itu memberikan manfaat besar bagi masyarakat, karena memudahkan penyimpanan dokumen dan meningkatkan rasa aman atas status kepemilikan tanah.
“Kami berharap seluruh target sertifikat dapat segera diselesaikan dan diserahkan pada tahap-tahap berikutnya, sehingga semua warga yang berhak dapat memperoleh kepastian hukum atas tanah mereka,” katanya.
Baca juga: BPN mulai bagikan sertifikat tanah Program PTSL di Lombok Tengah
Ia mengatakan pihaknya mengaku tetap berkomitmen menuntaskan program PTSL di Lombok Timur, sehingga seluruh bidang tanah sesuai target terdaftar dan disertifikatkan secara lengkap demi mewujudkan tertib administrasi pertanahan, dan memastikan seluruh bidang tanah terdaftar dan memiliki kepastian hukum.
"Kami tetap menargetkan semua bidang tanah di Lombok Timur memiliki kepastian hukum atau bersertifikat," katanya.
Ia menekankan kepada masyarakat yang mendapatkan program itu bisa memanfaatkan dengan baik, untuk kesejahteraan masing-masing.
"Semoga program ini bisa memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat," katanya.
Baca juga: Program PTSL di Lombok Tengah mulai dikerjakan
Baca juga: Program PTSL 2024 di Lombok Tengah capai 3.000 bidang tanah