Bima (ANTARA) - Usai melantik 30 pejabat struktural eselon II dan eselon III di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bima, Bupati Bima, Ady Mahyudi menekankan pentingnya efektivitas pelaksanaan program kerja yang berorientasi pada hasil nyata dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Utama Kantor Bupati Bima, Rabu (7/1), sebagai bagian dari penyegaran organisasi perangkat daerah.

Bupati Bima melantik 17 pejabat struktural eselon II berdasarkan Surat Keputusan Nomor 821.2/33/07.2 Tahun 2026 serta 13 pejabat eselon III melalui Surat Keputusan Nomor 821.2/34/07.2 Tahun 2026.

Dalam arahannya, Ady Mahyudi menegaskan agar para pejabat yang baru dilantik segera memfokuskan kinerja pada program prioritas daerah dan menghentikan kegiatan yang bersifat seremonial serta tidak memberikan dampak langsung terhadap capaian pembangunan.

Baca juga: Pemprov NTB hibahkan delapan aset untuk Pemkab Dompu

"Setiap program harus terukur, tepat sasaran, dan dapat dipertanggungjawabkan. Disiplin anggaran dan kinerja harus menjadi perhatian utama seluruh perangkat daerah," ujar Bupati.

Ia juga meminta, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) untuk mempercepat pelaksanaan program strategis dan memastikan tidak terjadi keterlambatan yang disebabkan oleh kelalaian administrasi maupun lemahnya koordinasi antarunit kerja.

Selain itu, politisi PAN itu menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik dengan layanan yang cepat, mudah, ramah, dan berkeadilan, terutama bagi masyarakat kecil serta wilayah terpencil.

Baca juga: Pemkab Bima canangkan kampung anti Demam Berdarah

"Pelayanan publik harus hadir dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Tidak boleh ada diskriminasi, terutama bagi warga di wilayah terpencil," katanya.

Lebih lanjut, Ady Mahyudi menginstruksikan agar para pejabat membangun kerja lintas OPD dan menghilangkan ego sektoral, karena tantangan pembangunan daerah tidak dapat diselesaikan secara parsial.



Pewarta :
Editor: I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026