Mataram (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), mematangkan persiapan pemberangkatan sebanyak 854 calon haji asal Kota Mataram pada musim haji 2026/1447 Hijriah.
Asisten I Setda Kota Mataram Lalu Martawang di Mataram, Senin, mengatakan, untuk mematangkan persiapan pemberangkatan calon jamaah haji tersebut telah dilakukan rapat koordinasi (rakor) dengan Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Mataram dan Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kota Mataram.
"Dalam rakor tadi kami berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan, khususnya bagi jamaah lanjut usia (lansia)," katanya usai memimpin rapat persiapan pemberangkatan haji.
Dikatakan, tantangan besar pada musim haji 2026 adalah jumlah jamaah lansia yang mencapai lebih dari 300 orang.
Baca juga: Mataram dapat kuota tiga petugas haji pada musim haji 2026
Terkait dengan itu Pemkot Mataram akan melakukan penyesuaian teknis mulai dari pengaturan rombongan dan kelompok terbang (kloter) untuk memastikan distribusi jamaah lansia dilakukan secara proporsional agar memudahkan pengawasan.
Karena itu, lanjutnya, perlu dilakukan modifikasi akomodasi dengan mengatur penempatan kamar agar tidak seluruh penghuninya adalah lansia, sehingga jamaah yang lebih muda dapat saling membantu.
"Jangan sampai nanti, satu kamar isinya lansia semua. Karena itu harus diatur agar bisa saling bantu," katanya.
Di sisi lain, lanjutnya, untuk petugas haji Kota Mataram akan menyiapkan tiga petugas haji, terdiri atas dua unsur pelayanan umum dan satu tenaga medis atau dokter untuk memantau kesehatan jemaah secara intensif.
Baca juga: Sebanyak 102 persen calon haji Mataram sudah istitha'ah
Pemkot Mataram berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan Kemenhaj guna memastikan seluruh tahapan persiapan berjalan lancar demi memberikan pelayanan terbaik bagi tamu Allah.
Selain itu, lanjutnya, dibahas persiapan kegiatan manasik haji yang direncanakan pada awal atau pertengahan Februari 2026.
Kegiatan manasik haji diberikan sebagai pembekalan jamaah. Berbeda dari tahun sebelumnya, kata dia, manasik kali ini akan menghadirkan inovasi berupa materi secara virtual.
"Jamaah akan disuguhkan visualisasi kondisi langsung di Makkah dan Madinah agar lebih familiar dengan lokasi ibadah," katanya.
Baca juga: Sebanyak 572 calon haji Mataram sudah lunasi Bipih
Selain itu ada juga materi khusus berupa pembekalan akan mencakup fikih wanita serta tata cara ibadah haji dan umrah yang komprehensif.
"Saat manasik akan dilakukan bertukar pengalaman petugas haji tahun 2025 untuk berbagi pengalaman dalam menghadapi berbagai kompleksitas persoalan di lapangan agar kejadian serupa tidak terulang," katanya.
Baca juga: Sebanyak 614 calon haji Mataram sudah istithaah
Baca juga: Mataram dapat tambahan kuota haji 2026 sebanyak 278 orang
Baca juga: Calon haji asal Mataram diminta jujur sampaikan riwayat penyakit
Pewarta : Nirkomala
Editor:
Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026