Lombok Tengah (ANTARA) - Manajemen Mandalika Grand Prix Association (MGPA) menghadiri ajang MotoGP di Sirkuit Thailand sebagai bagian dari agenda strategis peningkatan kualitas penyelenggaraan MotoGP Indonesia di Pertamina Mandalika International Circuit, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 9-11 Oktober 2026.

"Kami hadir tidak untuk menyaksikan balapan, tetapi menjalankan benchmarking operasional dan motorsport serta pertemuan resmi dengan Federation Internationale de Motocyclisme (FIM), International Road-Racing Teams Association (IRTA), dan MotoGP Sport dan Entertainment Group," kata Vice President Motorsport MGPA Donny Mahardjono dalam keterangan tertulisnya di Mataram, Senin.

Ia mengatakan kehadiran tim MGPA ke Chang International Circuit, Buriram, Thailand untuk melakukan koordinasi dengan FIM dari sisi Operasional dan Motorsport, tepatnya dengan Team Safety Officer FIM, Mr Bartolome Alfonso, terkait dengan pemenuhan kebutuhan homologasi untuk MotoGP di Mandalika.

“Beberapa poin penting mengenai race elektronik, run-off area, pembersihan sirkuit terus kemudian mengenai kebutuhan track yang berkaitan dengan gravel, agar kita nanti bisa mendapatkan homologasi sirkuit Grade A,” katanya.

Baca juga: Dari MotoGP hingga KEK Mandalika: ITDC & APS perluas serapan tenaga lokal

Sementara itu Direktur Utama PT Mandalika Grand Prix Association Pribadi Satria mengatakan kehadiran tim MGPA di MotoGP Buriram, selain persiapan teknis menuju MotoGP di Mandalika, juga merupakan bagian dari pengembangan talenta sumber daya karyawan MGPA.

"Saya selalu mendorong semua karyawan MGPA mulai dari Vice President (VP) hingga level paling bawah untuk berani bertemu dengan berbagai pihak, untuk belajar berani melihat, mendengar sambil aktif berdiskusi dan mengambil keputusan," katanya.

Baca juga: Gubenur NTB: MotoGP 2026 harus berkelas Dunia, bukan sekadar ramai

Ia percaya bahwa semua level harus melewati proses, sehingga dengan mendorong semua level untuk mengikuti jalan seperti ini, maka akan mempercepat proses pembelajaran, sehingga mereka semakin cepat bisa mengerjakan berbagai hal secara baik dan benar di Mandalika Circuit.

"Sudah cukup banyak karyawan MGPA yang dikirim untuk melakukan benchmark dan juga on-the-job training di berbagai event di luar negeri, sehingga mereka bisa mendapatkan pengalaman, pembelajaran dengan cepat," katanya.

Baca juga: Meski MotoGP masih 8 bulan lagi, NTB gaspol benahi Mandalika

Pewarta :
Editor: Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026