Mataram, NTB (ANTARA) - Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memperketat pemantauan harga dan distribusi terhadap delapan komoditas pangan utama menjelang perayaan Idul Fitri 2026.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan NTB Irnadi Kusuma mengatakan pemerintah berupaya menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan ketersediaan bahan-bahan kebutuhan pokok.

"Delapan komoditas utama tersebut berupa beras, minyak goreng, daging sapi, daging ayam ras, telur, cabai, bawang merah, dan bawang putih," ujarnya di Mataram, NTB, Selasa.

Irnadi menuturkan tingkat fluktuasi harga terbilang cukup tinggi di delapan komoditas itu seiring peningkatan permintaan masyarakat menjelang perayaan Lebaran 2026.

Baca juga: Bulog NTB menyalurkan bantuan beras dan minyak goreng untuk 851.131 keluarga

Dinas Perindustrian dan Perdagangan NTB melakukan pemantauan harga dan ketersediaan stok bahan pangan melalui enumerator yang ditempatkan di sejumlah pasar induk.

"Kami juga melakukan pengawasan terhadap distribusi barang dari distributor hingga ke pasar, serta berkoordinasi secara intensif dengan instansi terkait di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota," kata Irnadi.

Lebih lanjut, ia memastikan ketersediaan bahan pokok di daerah masih dalam kondisi cukup dan relatif aman. Produksi gabah di NTB pada 2025 tercatat mencapai sekitar 1,6 juta ton gabah kering giling.

Baca juga: NTB pastikan pangan aman dan harga stabil jelang Lebaran

Sementara itu, stok beras yang tersimpan di gudang Bulog wilayah NTB saat ini berkisar antara 145 ribu hingga 150 ribu ton.

Jumlah tersebut mampu memenuhi kebutuhan masyarakat NTB hingga sekitar sembilan bulan ke depan.

"Secara umum harga sebagian besar komoditas masih berada dalam kondisi relatif stabil, meskipun terdapat fluktuasi pada beberapa komoditas hortikultura," ujar Irnadi.

Baca juga: Polda NTB tanam jagung serentak dukung ketahanan pangan 2026
Baca juga: Pemkot Mataram dan Ombudsman NTB pastikan keamanan pangan MBG
Baca juga: Polda NTB tanam jagung serentak dukung ketahanan pangan 2026



Pewarta :
Editor: Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026