Mataram (ANTARA) - PT Pertamina Patra Niaga menegaskan bahwa informasi terkait proyeksi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang beredar di masyarakat menjelang 1 April 2026 tidak resmi. 

Area Manager Communication, Relations, dan CSR Jatimbalinus, PT Pertamina Patra Niaga, Ahad Rahedi, mengatakan bahwa hingga saat ini belum ada pengumuman resmi mengenai penyesuaian harga BBM untuk periode tersebut.

"Informasi proyeksi kenaikan harga BBM yang beredar tidak dapat dipertanggungjawabkan, hingga saat ini belum ada pengumuman resmi  mengenai harga per 1 April 2026," katanya dalam keterangan resmi.

Pertamina juga mengingatkan masyarakat agar selalu mengakses informasi yang valid melalui situs resmi perusahaan di www.pertamina.com guna menghindari kesalahpahaman yang dapat memicu keresahan publik.

Baca juga: Kemlu dan Pertamina bahas teknis pembebasan kapal Pertamina di Selat Hormuz

Menurut Ahad, transparansi informasi menjadi komitmen utama perusahaan dalam menjaga kepercayaan masyarakat, terutama dalam isu strategis seperti harga energi. Oleh karena itu, Pertamina terus memperkuat komunikasi publik agar masyarakat mendapatkan informasi yang akurat dan terpercaya.

Selain itu, Pertamina turut mendukung imbauan pemerintah agar masyarakat menggunakan energi secara bijak dan efisien. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga ketahanan energi nasional sekaligus mengendalikan konsumsi BBM di tengah dinamika global.

Baca juga: Pertamina Patra Niaga jaga distribusi LPG subsidi tetap aman di Lombok

Dengan adanya klarifikasi ini, Pertamina Patra Niaga berharap masyarakat tidak terpengaruh oleh isu yang belum terverifikasi dan tetap mengandalkan sumber informasi resmi dalam memperoleh perkembangan terbaru terkait kebijakan energi.



Pewarta :
Editor: I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026