Mataram (ANTARA) - Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Mataram, Provinsi Nusa Tengara Barat, mempersiapkan kegiatan Sensus Ekonomi 2026, dengan melibatkan ribuan petugas, bertujuan untuk memotret secara menyeluruh aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah Kota Mataram.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Mataram M Reza Nugraha di Mataram, Kamis, mengatakan, saat ini sedang dilaksanakan tahapan sosialisasi dan persiapan sensus dijadwalkan dimulai pada Mei 2026.
"Adapun pelaksanaan pendataan teknis di lapangan dijadwalkan berlangsung selama tiga bulan, yakni pada Juni, Juli, dan Agustus 2026," katanya.
Untuk menyukseskan kegiatan tersebut, BPS Kota Mataram membutuhkan ribuan petugas lapangan. Secara total, wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) diperkirakan membutuhkan sekitar 5.000 petugas.
"Untuk wilayah Kota Mataram sendiri, kebutuhan petugas diprediksi mencapai hampir 1.000 orang," katanya.
Dengan demikian, BPS akan membuka kesempatan bagi masyarakat umum untuk terlibat sebagai tenaga kontrak atau pegawai lepas selama kegiatan Sensus Ekonomi 2026.
Baca juga: Sumbawa Barat perkuat tata kelola data sektoral
Untuk sistem dan detail perekrutan, masyarakat yang berminat diminta memantau terus kanal resmi BPS, baik media sosial (Instagram) maupun situs web BPS.
"Informasi resmi segera kami umumkan melalui kanal-kanal resmi kami," katanya.
Menurutnya, target utama dari Sensus Ekonomi tahun 2026 adalah mendata seluruh aktivitas ekonomi di Kota Mataram guna menghasilkan basis data yang akurat.
Baca juga: Bupati Lombok Tengah ajak warga sukseskan sensus ekonomi 2026
Data yang terkumpul nantinya akan digunakan oleh pemerintah untuk berbagai kepentingan baik itu meningkatkan kinerja birokrasi dan pelayanan publik, maupun menyusun program-program strategis yang tepat sasaran di berbagai sektor pemerintahan.
"Kami berharap dukungan penuh dari masyarakat dan awak media untuk membantu menyebarluaskan program itu, agar pendataan berjalan lancar sehingga mendapatkan hasil yang akurat," katanya.
Pewarta : Nirkomala
Editor:
I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026