Lombok Tengah (ANTARA) - Mandalika Grand Prix Association (MGPA) terus mematangkan persiapan teknis termasuk meningkatkan standar keselamatan dan kualitas lintasan Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat menjelang pelaksanaan GT World Challenge Asia, 1-3 Mei 2026.
"Salah satu fokus utama saat ini adalah penambahan dan penataan tire barrier (pembatas ban) di sejumlah titik strategis sirkuit," kata Track Maintenance Officer Sirkuit Mandalika Lalu Rusman di Lombok Tengah, Kamis.
Lalu mengatakan, proses pemasangan tire barrier bukan sekadar menumpuk ban, melainkan melalui tahapan yang sistematis dan sesuai standar internasional.
Baca juga: Mandalika Racing Series perkuat pembinaan pembalap Indonesia
Ban-ban yang digunakan terlebih dahulu dipilah berdasarkan ukuran, kemudian dirapikan sebelum dirakit menjadi satu kesatuan yang kokoh.
“Ban-ban ini kami pilah dan kami rapikan sesuai dengan ukurannya masing-masing, kemudian kami tumpuk, kami baut, dan kami susun dengan rapi sebelum ditempatkan di titik-titik yang telah ditentukan di dalam sirkuit,” ujar dia.
Lalu menambahkan, seluruh proses perakitan tire barrier telah mengikuti standar keselamatan yang ditetapkan oleh FIA dan FIM. Standardisasi ini penting untuk memastikan perlindungan maksimal bagi pembalap ketika terjadi insiden di lintasan.
Pekerjaan penambahan tire barrier ini dilakukan secara bertahap hingga seluruh titik yang telah ditentukan terpenuhi. Tidak hanya itu, tim perawatan trek juga melakukan pengecekan rutin setiap bulan untuk memastikan kondisi ban tetap layak dan tersusun sesuai standar.
Baca juga: Ngabuburide Mandalika: Ramadhan seru di sirkuit
“Setiap bulan kami lakukan inspeksi untuk memastikan bahwa tire barrier yang sudah terpasang tetap dalam kondisi baik dan berada di posisi yang tepat. Ini bagian dari komitmen kami untuk menjamin keselamatan para pembalap,” kata Lalu.
Sementara itu, Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association Priandhi Satria, menegaskan bahwa penambahan tire barrier merupakan bagian penting dari peningkatan standar keselamatan sirkuit menjelang ajang internasional tersebut.
“Penambahan itu menjadi langkah konkret kami untuk terus meningkatkan aspek keselamatan di lintasan. Kami memastikan seluruh elemen pengaman, termasuk tire barrier, memenuhi standar internasional yang ditetapkan oleh FIA dan FIM, sehingga pembalap dapat berlaga dengan aman dan nyaman di Mandalika,” tutur Priandhi.
Dengan berbagai persiapan teknis yang terus dimatangkan, Pertamina Mandalika International Circuit menunjukkan kesiapannya sebagai tuan rumah GT World Challenge Asia 2026.
"Upaya ini sekaligus menegaskan komitmen pengelola sirkuit dalam menghadirkan standar keselamatan dan kualitas lintasan kelas dunia di Indonesia," kata Priandhi.
Pewarta : Akhyar Rosidi
Editor:
I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026