Masyarakat berharap Poto Tano jadi lokasi wisata kuliner
Rabu, 29 September 2021 18:52 WIB
Masyarakat Desa Poto Tano berharap kepada Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) agar Desa Wisata Poto Tano juga dijadikan lokasi wisata kuliner yang menyediakan berbagai macam makanan.
Taliwang, Sumbawa Barat (ANTARA) - Masyarakat Desa Poto Tano berharap kepada Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) agar Desa Wisata Poto Tano juga dijadikan lokasi wisata kuliner yang menyediakan berbagai macam makanan.
Permintaan masyarakat tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Desa Poto Tano, M Nur Hasan saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (28/9).
Ia mengatakan bahwa masyarakat sangat berharap besar kepada pemerintah untuk menjadikan Poto Tano sebagai lokasi wisata kuliner.
“Kami berharap Poto Tano dapat menjadi desa wisata kuliner, karena melihat potensinya saat ini. Disini ada pelabuhan F3 untuk kapal cepat, ada dermaga penyebrangan ke wisata Gili Balu,” kata M Nur Hasan.
Ia menilai bahwa potensi ini dapat menjadi pertimbangan sehingga pemerintah kabupaten maupun Kecamatan Poto Tano dapat merealisasikan harapan masyarakat tersebut.
“Orang-orang yang mau nyebrang ke Pulau kenawa atau menyebrang ke Labuan Lombok pakai kapal cepat bisa mampir makan dulu di lokasi wisata kuliner sembari menunggu waktu kapal jalan, ini moment dan lokasi yang pas,” katanya.
Ia mengatakan, jika Desa Poto Tano dapat menjadi desa wisata kuliner, maka sektor pariwisata berkembang dan pendapatan masyarakat juga akan meningkat.
Tidak hanya berharap, namun masyarakat Poto Tano pun akan membersihkan dan mempercantik tempat yang nantinya akan dijadikan lokasi wisata kuliner sehingga pengunjung mau datang dan mampir.
Terpisah, Camat Poto Tano, Abdullah, saat diwawancarai, Selasa (29/9) mengatakan bahwa permintaan dan harapan masyarakat poto tano tersebut sangat bagus, melihat animo masyarakat saat ini kepada pariwisata di Kecamatan Poto Tano khususnya Gili Balu, serta kehadiran kapal cepat Sumbawa Barat Express.
“Kami siap mendukung apa yang menjadi harapan masyarakat Poto Tano, ini bagian dari cara untuk menambah PADes dan peningkatan ekonomi masyarakat,” katanya.
Ia bersama Kepala Desa Poto Tano akan segera berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata Sumbawa Barat agar harapan itu dapat terealisasi.
Desa Poto Tano yang berada di gerbang masuk KSB memang memiliki potensi yang sangat besar untuk menjadi lokasi wisata kuliner terkenal jika dikembangkan.
Desa di ujung barat Sumbawa Barat ini memiliki spot wisata pantai dan beberapa pulau-pulau kecil yang indah seperti pulau kenawa, pulau paserang yang saat ini menjadi tujuan wisata.
Permintaan masyarakat tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Desa Poto Tano, M Nur Hasan saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (28/9).
Ia mengatakan bahwa masyarakat sangat berharap besar kepada pemerintah untuk menjadikan Poto Tano sebagai lokasi wisata kuliner.
“Kami berharap Poto Tano dapat menjadi desa wisata kuliner, karena melihat potensinya saat ini. Disini ada pelabuhan F3 untuk kapal cepat, ada dermaga penyebrangan ke wisata Gili Balu,” kata M Nur Hasan.
Ia menilai bahwa potensi ini dapat menjadi pertimbangan sehingga pemerintah kabupaten maupun Kecamatan Poto Tano dapat merealisasikan harapan masyarakat tersebut.
“Orang-orang yang mau nyebrang ke Pulau kenawa atau menyebrang ke Labuan Lombok pakai kapal cepat bisa mampir makan dulu di lokasi wisata kuliner sembari menunggu waktu kapal jalan, ini moment dan lokasi yang pas,” katanya.
Ia mengatakan, jika Desa Poto Tano dapat menjadi desa wisata kuliner, maka sektor pariwisata berkembang dan pendapatan masyarakat juga akan meningkat.
Tidak hanya berharap, namun masyarakat Poto Tano pun akan membersihkan dan mempercantik tempat yang nantinya akan dijadikan lokasi wisata kuliner sehingga pengunjung mau datang dan mampir.
Terpisah, Camat Poto Tano, Abdullah, saat diwawancarai, Selasa (29/9) mengatakan bahwa permintaan dan harapan masyarakat poto tano tersebut sangat bagus, melihat animo masyarakat saat ini kepada pariwisata di Kecamatan Poto Tano khususnya Gili Balu, serta kehadiran kapal cepat Sumbawa Barat Express.
“Kami siap mendukung apa yang menjadi harapan masyarakat Poto Tano, ini bagian dari cara untuk menambah PADes dan peningkatan ekonomi masyarakat,” katanya.
Ia bersama Kepala Desa Poto Tano akan segera berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata Sumbawa Barat agar harapan itu dapat terealisasi.
Desa Poto Tano yang berada di gerbang masuk KSB memang memiliki potensi yang sangat besar untuk menjadi lokasi wisata kuliner terkenal jika dikembangkan.
Desa di ujung barat Sumbawa Barat ini memiliki spot wisata pantai dan beberapa pulau-pulau kecil yang indah seperti pulau kenawa, pulau paserang yang saat ini menjadi tujuan wisata.
Pewarta : Feri Mukmin Pertama
Editor : Riza Fahriza
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler: Haraga emas UBS, klarifikasi insiden kapal di Poto Tano, hingga di antara peristiwa dan ingatan
15 December 2025 7:44 WIB
Otoritas Pelabuhan klarifikasi insiden kapal di Poto Tano: gangguan kemudi, bukan mati mesin
14 December 2025 20:33 WIB
DPRD NTB minta pemprov pastikan kelaikan kapal penyeberangan Kayangan-Poto Tano
05 December 2025 18:49 WIB
Penumpang perempuan terjun ke laut saat kapal berlayar di Poto Tano--Khayangan
01 December 2025 19:08 WIB
Terpopuler: Pelabuhan Poto Tano diblokade, Pelabuhan Kayangan tetap buka, harga emas hingga perbaikan jalur pendakian Gunung Rinjani
15 May 2025 5:36 WIB
Pelabuhan Poto Tano diblokade, Aktivis Lombok Bersatu siap lumpuhkan Pelabuhan Khayangan
14 May 2025 18:14 WIB
Terpopuler - Suara Desa
Lihat Juga
HUT ke-139, Desa Duman Lombok Barat gelar jalan santai hingga bagi-bagi doorprize
27 December 2023 10:26 WIB, 2023
Jaga kelestarian, Balai TNGR bersihkan sampah di kawasan Gunung Rinjani
24 December 2023 20:33 WIB, 2023
Desa Lantan Lombok Tengah jadi Desmigratif cegah calon pekerja migran ilegal
21 December 2023 11:23 WIB, 2023
Masuki usia ke-139 tahun, Desa Duman gelar jalan santai sampai pameran kuliner
08 November 2023 8:43 WIB, 2023
Ratusan warga Kecamatan Batukliang geruduk Kantor DPRD Lombok Tengah
05 October 2023 17:43 WIB, 2023
Bypass Labulia Lombok Tengah minim penerangan hingga rawan kecelakaan
05 October 2023 14:15 WIB, 2023