Waspada, puluhan lubang di jalan Jalur Dua Kota Praya
Kamis, 27 Oktober 2022 15:02 WIB
Sejumlah pengendara telah cukup lama mengeluhkan kondisi jalan rusak dan berlubang di jalan utama Kota Praya, Kabupaten Lombok Tengah mulai dari simpang empat Kodim 1620 hingga bundaran Masjid Jamiq Praya.
Praya, Lombok Tengah (ANTARA) - Sejumlah pengendara telah cukup lama mengeluhkan kondisi jalan rusak dan berlubang di jalan utama Kota Praya, Kabupaten Lombok Tengah mulai dari simpang empat Kodim 1620 hingga bundaran Masjid Jamiq Praya.
"Kondisi lubang ini cukup membahayakan keselamatan pengendara serta rawan terjadinya kecelakaan, khususnya bagi pengendara sepeda motor," kata Salah satu pengendara motor, Sukirman, di Praya, Kamis.
Kondisi jalan sudah berlubang dan rusak ini terjadi sejak satu tahun yang lalu, terlebih saat musim hujan dan ditambah jalan tersebut adalah jalan utama yang dilalui berbagai macam kendaraan mulai dari sepeda motor hingga truk juga menjadi pemicu semakin parahnya kerusakan serta mengancam keselamatan.
‘‘Kami sebagai pengendara merasa kurang aman saat melintasi jalan itu," katanya.
Selain itu, Ari Mariana, salah seorang warga yang tinggal disekitaran jalan itu, mengatakan, jalanan yang berlubang cukup menghawatirkan terutama bagi pengendara yang berasal dari luar Lombok Tengah karena tidak mengusai medan. Meskipun sudah pernah diperbaiki namun jalan tersebut rusak kembali.
‘’Saya sempat dua kali melihat kecelakaan di depan Poltekpar karena lubang, dan masih ada beberapa titik di jalur utama yang belum diperbaiki dan cukup berbahaya di jam jam tertentu, seperti jam pulang sekolah," katanya.
Ia juga berharap agar pemerintah memperhatikan kondisi jalan yang rusak demi kenyamanan pengendara, terlebih jalan tersebut adalah jalan antar Kabupaten bahkan Provinsi.
“Saya berharap pemerintah lebih memperhatikan kondisi jalan yang sudah rusak demi kenyamanan para pengendara, dan secepatnya di perbaiki karena membahayakan keselamatan”, katanya.
Pantau wartawan, beberapa titik jalan berlubang tersebut beradar di depan Kodim 1620, Dinas Perkim Lombok Tengah, DPMD, Dinas Perhubungan, Dinas Perizinan, PLN, depan pertokoan kota Praya di sepanjang jalan jalur dua di Kota Praya.
"Kondisi lubang ini cukup membahayakan keselamatan pengendara serta rawan terjadinya kecelakaan, khususnya bagi pengendara sepeda motor," kata Salah satu pengendara motor, Sukirman, di Praya, Kamis.
Kondisi jalan sudah berlubang dan rusak ini terjadi sejak satu tahun yang lalu, terlebih saat musim hujan dan ditambah jalan tersebut adalah jalan utama yang dilalui berbagai macam kendaraan mulai dari sepeda motor hingga truk juga menjadi pemicu semakin parahnya kerusakan serta mengancam keselamatan.
‘‘Kami sebagai pengendara merasa kurang aman saat melintasi jalan itu," katanya.
Selain itu, Ari Mariana, salah seorang warga yang tinggal disekitaran jalan itu, mengatakan, jalanan yang berlubang cukup menghawatirkan terutama bagi pengendara yang berasal dari luar Lombok Tengah karena tidak mengusai medan. Meskipun sudah pernah diperbaiki namun jalan tersebut rusak kembali.
‘’Saya sempat dua kali melihat kecelakaan di depan Poltekpar karena lubang, dan masih ada beberapa titik di jalur utama yang belum diperbaiki dan cukup berbahaya di jam jam tertentu, seperti jam pulang sekolah," katanya.
Ia juga berharap agar pemerintah memperhatikan kondisi jalan yang rusak demi kenyamanan pengendara, terlebih jalan tersebut adalah jalan antar Kabupaten bahkan Provinsi.
“Saya berharap pemerintah lebih memperhatikan kondisi jalan yang sudah rusak demi kenyamanan para pengendara, dan secepatnya di perbaiki karena membahayakan keselamatan”, katanya.
Pantau wartawan, beberapa titik jalan berlubang tersebut beradar di depan Kodim 1620, Dinas Perkim Lombok Tengah, DPMD, Dinas Perhubungan, Dinas Perizinan, PLN, depan pertokoan kota Praya di sepanjang jalan jalur dua di Kota Praya.
Pewarta : Ema*Rhazan*Andri*Samsul
Editor : Riza Fahriza
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Suara Desa
Lihat Juga
HUT ke-139, Desa Duman Lombok Barat gelar jalan santai hingga bagi-bagi doorprize
27 December 2023 10:26 WIB, 2023
Jaga kelestarian, Balai TNGR bersihkan sampah di kawasan Gunung Rinjani
24 December 2023 20:33 WIB, 2023
Desa Lantan Lombok Tengah jadi Desmigratif cegah calon pekerja migran ilegal
21 December 2023 11:23 WIB, 2023
Masuki usia ke-139 tahun, Desa Duman gelar jalan santai sampai pameran kuliner
08 November 2023 8:43 WIB, 2023
Ratusan warga Kecamatan Batukliang geruduk Kantor DPRD Lombok Tengah
05 October 2023 17:43 WIB, 2023
Bypass Labulia Lombok Tengah minim penerangan hingga rawan kecelakaan
05 October 2023 14:15 WIB, 2023