Dubes AS Apresiasi Komitmen NTB Jalankan MCC
Senin, 7 Mei 2018 22:39 WIB
Keakraban Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Joseph R Donovan saat bertemu Gubernur NTB TGH Muhammad Zainul Majdi.
Mataram (Antaranews NTB) - Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Joseph R Donovan mengapresiasi komitmen Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat terkait berakhirnya program kemitraan dalam meningkatkan efisiensi layananan pengadaan, mendorong terwujudnya kemakmuran hijau serta mempromosikan kesehatan dan gizi melalui program "Millennium Challenge Corporation" (MCC).
"Saya sampaikan terima kasih dan apresiasi dengan apa yang telah dicapai dan dibangun Pemerintah Provinsi NTB dengan program MCC," kata Duta Besar AS Joseph R Donovan usai bertemu Gubernur NTB TGH Muhammad Zainul Majdi di Mataram, Senin.
Ia mengatakan, selama lima tahun pemerintah Amerika Serikat telah bermitra dengan Pemerintah Indonesia dan memberikan dana hibah sebesar Rp5,5 triliun untuk mendukung program MCC berjalan dengan baik di Indonesia khususnya NTB. Melalui program itu dapat ditingkatkan pertumbuhan ekonomi dan mengangkat masyarakat dari kemiskinan.
"Gubernur NTB telah menunjukkan komitmen yang luar biasa dalam upayanya mengintegrasikan program MCC dengan program pembangunan yang sudah ada di daerah ini," katanya.
Menurutnya, dengan selesainya progam tersebut, bagaimana ke depan keberhasilan yang sudah tercapai bisa berkelanjutan, sehingga pembelajaran yang bisa diperoleh ketika program ini berjalan adalah hubungan yang sangat kuat antara NTB dan Amerika Serikat.
"Kami nantikan kerja sama lanjutan antara kedua negara dalam program-program kerja lainnya seperti USAID yang sudah kita laksanakan di seluruh Indonesia, salah satunya termasuk di NTB," katanya didampingi wakil presiden dan sekretaris dewan MCC Jeanne Hauch dan wakil presiden untuk urusan kongres dan hubungan masyarakat Karen Sessions.
Sementara itu, Gubernur NTB TGH Muhammad Zainul Majdi juga menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya kepada pemerintah Amerika Serikat yang telah melaksanakan kerja sama dengan pemerintah Indonesia, khususnya Pemerintah Provinsi NTB.
Menurut Tuan Guru Bajang (TGB) sapaan akrab Gubernur NTB, ada tiga pokok yang dilakukan MCC dengan Pemerintah Provinsi NTB, yakni kerja sama dalam aspek "green prosperity" atau kemakmuran hijau, kerja sama dalam reformasi unit layanan pengadaan, dan kerja sama dalam aspek "stunting".
"Ketiga kerja sama ini berjalan baik di Indonesia, khususnya NTB. Dari kerja sama ini telah meningkatkan satu pondasi yang kuat khususnya bagi mitra-mitra lokal untuk meneruskan program ini secara lebih baik," ujar gubernur.
Salah satu contoh dari keberhasilan program tersebut, kata TGB, adalah pembudidaya garam di Kabupaten Lombok Tengah yang saat ini kondisinya sudah lebih baik dan produknya sudah menembus pasar serta sudah memiliki "branding" produk sendiri.
"Jadi ini adalah salah satu bagian dari apa yang kita lakukan dalam kemitraan ini," kata Gubernur NTB. (*)
"Saya sampaikan terima kasih dan apresiasi dengan apa yang telah dicapai dan dibangun Pemerintah Provinsi NTB dengan program MCC," kata Duta Besar AS Joseph R Donovan usai bertemu Gubernur NTB TGH Muhammad Zainul Majdi di Mataram, Senin.
Ia mengatakan, selama lima tahun pemerintah Amerika Serikat telah bermitra dengan Pemerintah Indonesia dan memberikan dana hibah sebesar Rp5,5 triliun untuk mendukung program MCC berjalan dengan baik di Indonesia khususnya NTB. Melalui program itu dapat ditingkatkan pertumbuhan ekonomi dan mengangkat masyarakat dari kemiskinan.
"Gubernur NTB telah menunjukkan komitmen yang luar biasa dalam upayanya mengintegrasikan program MCC dengan program pembangunan yang sudah ada di daerah ini," katanya.
Menurutnya, dengan selesainya progam tersebut, bagaimana ke depan keberhasilan yang sudah tercapai bisa berkelanjutan, sehingga pembelajaran yang bisa diperoleh ketika program ini berjalan adalah hubungan yang sangat kuat antara NTB dan Amerika Serikat.
"Kami nantikan kerja sama lanjutan antara kedua negara dalam program-program kerja lainnya seperti USAID yang sudah kita laksanakan di seluruh Indonesia, salah satunya termasuk di NTB," katanya didampingi wakil presiden dan sekretaris dewan MCC Jeanne Hauch dan wakil presiden untuk urusan kongres dan hubungan masyarakat Karen Sessions.
Sementara itu, Gubernur NTB TGH Muhammad Zainul Majdi juga menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya kepada pemerintah Amerika Serikat yang telah melaksanakan kerja sama dengan pemerintah Indonesia, khususnya Pemerintah Provinsi NTB.
Menurut Tuan Guru Bajang (TGB) sapaan akrab Gubernur NTB, ada tiga pokok yang dilakukan MCC dengan Pemerintah Provinsi NTB, yakni kerja sama dalam aspek "green prosperity" atau kemakmuran hijau, kerja sama dalam reformasi unit layanan pengadaan, dan kerja sama dalam aspek "stunting".
"Ketiga kerja sama ini berjalan baik di Indonesia, khususnya NTB. Dari kerja sama ini telah meningkatkan satu pondasi yang kuat khususnya bagi mitra-mitra lokal untuk meneruskan program ini secara lebih baik," ujar gubernur.
Salah satu contoh dari keberhasilan program tersebut, kata TGB, adalah pembudidaya garam di Kabupaten Lombok Tengah yang saat ini kondisinya sudah lebih baik dan produknya sudah menembus pasar serta sudah memiliki "branding" produk sendiri.
"Jadi ini adalah salah satu bagian dari apa yang kita lakukan dalam kemitraan ini," kata Gubernur NTB. (*)
Pewarta : Nur Imansyah
Editor : Nur Imansyah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bappenas sebut inti keberhasilan program Compact dari pemerintah daerah
05 September 2024 7:17 WIB, 2024
Diskop Mataram menyiapkan anggaran Rp900 juta fasilitasi pusat kerajinan
23 January 2021 7:44 WIB, 2021
Revitalisasi pusat kerajinan mutiara Kota Mataram capai 67,23 persen
19 November 2020 15:06 WIB, 2020
Terpopuler - Umum
Lihat Juga
Wow kirab pemuda Nusantara di Lombok dimeriahkan tradisi "nyongkolan"
02 November 2018 4:47 WIB, 2018