Mataram (ANTARA) - Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) Kementerian Pertanian menugaskan secara resmi Dinas Keterangan Hewan dan Peternakan (Disnakeswan) Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk mengawasi keamanan pangan Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kepala Disnakeswan Lombok Timur Masyhur di Lombok Timur, Senin mengatakan terhadap penunjukan tersebut, pihaknya memiliki peran penting untuk memastikan semua produk hewani yang disuplai ke Program MBG memenuhi standar keamanan dan kesehatan.
“Kami memiliki wewenang untuk mengawasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program MBG," katanya.
Tugas utama Disnakeswan Lombok Timur lanjutnya adalah menyediakan dan menjamin keamanan pangan asal hewan yang menjadi pemasok bagi SPPG.
"Cakupan pangan tersebut meliputi daging, telur, dan susu. Kami harus menjamin produk aman, sehat, utuh, dan halal (ASUH),” katanya.
Baca juga: Menaker tingkatkan kualitas MBG di Lombok Timur
Menurutnya. Ditjen PKH telah menggarisbawahi delapan poin penting yang harus dilaksanakan Disnakeswan Lombok Timur.
Poin yang paling penting yaitu mengawasi secara ketat setiap indikasi penyimpangan pada bahan baku pangan asal hewan dari pemasok SPPG.
"Tidak hanya itu kami juga harus memastikan seluruh pangan asal hewan diproduksi, didistribusikan dan dipasarkan melalui fasilitas unit usaha yang telah terdaftar dan mendapat pengakuan dari pihak berwenang," katanya.
Sebagai bentuk pertanggungjawaban pihaknya juga diwajibkan untuk melaporkan seluruh pelaksanaan tugas dan hasil pengawasannya kepada Kepala Daerah dan kepada Ditjen PKH secara berkala.
"Tugas yang diberikan ke kami ini adalah bentuk komitmen pemerintah pusat dan daerah," katanya.
Ia mengatakan tidak hanya menyelenggarakan program MBG, tetapi juga memastikan gizi yang diberikan kepada masyarakat, terutama anak-anak sekolah, berasal dari sumber yang terjamin keamanan dan kualitasnya.
"Pangan program MBG ini harus aman dan bergizi," katanya.
Baca juga: Sebanyak 16 dapur program MBG beroperasi di Lombok Timur
Baca juga: Sejumlah dapur MBG di Lombok Timur diverifikasi
Baca juga: DPR dan BGN sosialisasikan program MBG di Yayasan Ar Rahmah Lombok