Mataram (ANTARA) - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, siap mengamankan layanan selama Ramadhan 1447 Hijriah, dengan menyiapkan sekitar 5.000 blangko kartu tanda penduduk (KTP) elektronik.
"Stok blangko KTP elektronik saat ini dalam kondisi sangat aman, dengan persediaan di kisaran 4.000 hingga 5.000 keping," kata Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dikcapil) Kota Mataram Mansur di Mataram, Senin.
Jumlah itu dinilai lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan harian masyarakat Mataram yang rata-rata mencapai 100 hingga 200 kunjungan per hari.
Dikatakan, selama Ramadhan layanan administrasi kependudukan tetap berjalan normal, hanya ada penyesuaian jam masuk yang ditetapkan Wali Kota Mataram selama Ramadhan unit kerja dengan lima hari kerja, pada hari Senin hingga Kamis dimulai pukul 08.00–15.45 Wita dengan waktu istirahat pukul 12.00–12.30 Wita, sedangkan Jumat pukul 08.00–11.30 Wita.
Baca juga: Dukcapil usulkan 20.000 keping blangko KTP untuk korban banjir di Mataram
Sementara itu, bagi unit kerja dengan enam hari kerja, jam kerja Senin hingga Kamis pukul 08.00–14.00 Wita, Jumat pukul 08.00–11.00 Wita, dan Sabtu pukul 08.00–13.30 Wita. Selama Ramadhan jam kerja ASN akan dikurangi dari 37,5 jam per minggu menjadi 32,5 jam.
"Meski jam kerja menyesuaikan dengan surat edaran Wali Kota Mataram, masyarakat diimbau tidak perlu khawatir mengenai ketersediaan blangko KTP. Kondisi blangko dan pelayanan semua aman," katanya.
Menurutnya, terkait tren permohonan KPT elektronik saat ini layanan masih didominasi oleh dua kategori utama yakni KTP pemula atau remaja yang baru memasuki usia 17 tahun menjadi angka tertinggi dalam permohonan KTP baru.
Baca juga: Blangko terbatas, Penerbitan KTP elektronik di Mataram kini selektif
Selain itu perbaikan identitas, banyak warga yang melakukan pembaruan data, mulai dari perubahan status pernikahan, pekerjaan, pindah domisili, hingga penggantian foto KTP dengan alasan sebelumnya tidak berhijab, kini menggunakan hijab.
"Dengan ketersediaan blangko yang mencukupi, masyarakat yang ingin melakukan perbaikan identitas silakan bisa datang langsung ke kantor kami," katanya.
Sebelumnya, pada akhir Desember 2025, Dukcapil sempat membatasi layanan penerbitan KTP elektronik karena keterbatasan blangko sehingga penerbitan KTP diprioritaskan untuk penerbitan baru.
"Sedangkan untuk perbaikan identitas diminta menunggu stok blangko normal. Tapi sekarang insyaallah, blangko aman," katanya.
Baca juga: Mataram butuh 4.000 keping blangko KTP elektronik
Baca juga: Dukcapil siapkan 5.000 blangko KTP untuk pemilih pemula di Mataram
Baca juga: 10.000 blangko e-KTP disediakan untuk pemilih pemula di Mataram