Mataram (ANTARA) - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, memastikan layanan administrasi kependudukan (adminduk), tetap buka selama periode cuti bersama Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Mataram H Mansur di Mataram, Selasa, mengatakan, kebijakan operasi layanan adminduk selama masa libur Lebaran itu dilakukan untuk mengakomodasi tingginya kebutuhan warga, terutama para pemudik yang pulang ke kampung halaman.
"Langkah itu berdasarkan evaluasi pengalaman tahun-tahun sebelumnya, banyak warga Kota Mataram yang merantau, baik itu bekerja atau sekolah di luar daerah memanfaatkan momen mudik untuk mengurus dokumen kependudukan mereka," katanya.
Oleh karena itu, menurut dia, momen tersebut sangat disayangkan jika mereka sudah jauh-jauh pulang ke kampung halaman, namun mereka tidak bisa mengurus adminduk.
"Meskipun teknologi sudah tersedia, ada layanan tertentu yang memang mengharuskan warga datang langsung ke kantor," ujarnya.
Baca juga: Tak perlu cemas! 5.000 blangko e-KTP aman selama Ramadhan di Mataram
Dia menyampaikan kegiatan layanan adminduk selama cuti Lebaran ini yakni pada tanggal 18, 24, dan 25 Maret 2026, di Kantor Dinas Dukcapil Kota Mataram. Sedangkan kegiatan layanan adminduk di Mal Pelayanan Publik (MPP) yang berada di Mataram Mall, ditiadakan.
Untuk memastikan layanan tersebut, kata dia, pihaknya sudah membuat jadwal dan menyiagakan petugas dengan sistem piket (shift) pada jam yang telah ditetapkan.
"Untuk jadwal layanan sudah kami siapkan dan petugas siap memberikan layanan prima bagi masyarakat," katanya.
Dia mengatakan jadwal operasional layanan akan tetap dibuka pada tanggal-tanggal cuti bersama yang telah ditetapkan tersebut mulai pukul 08.00.13.00 WITA.
Baca juga: Mataram mulai ubah e-KTP PNS jadi ASN sesuai aturan baru
Berdasarkan data tahun lalu, kata Mansur, permintaan layanan masyarakat mencakup hampir semua jenis dokumen, seperti mulai dari pembuatan KTP elektronik, dan kartu keluarga (KK), akta kelahiran dan dokumen lainnya.
Menurut dia, antusias masyarakat saat itu juga cukup tinggi karena momen ini merupakan satu-satunya kesempatan bagi warga yang merantau untuk melegalisir dokumen mereka secara langsung.
"Dalam sehari bisa mencapai lebih dari seratus. Meski tidak sampai angka ribuan, antusiasme warga itu tetap tinggi," katanya.
Selain itu, petugas juga bersiaga membantu warga yang mengalami kehilangan KTP saat akan melakukan perjalanan balik melalui bandara.
"Saat mudik, ada saja kasus kehilangan KTP, sehingga jika tidak diganti mereka tidak bisa kembali terutama yang menggunakan transportasi udara," katanya.
Baca juga: Bencana hidrometeorologi, Pemkot Mataram jemput bola urus adminduk warga
Baca juga: Dukcapil mulai layani penerbitan adminduk di kelurahan Kota Mataram
Pewarta : Nirkomala
Editor:
Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026