Puluhan jamaah umrah Lombok Tengah gagal berangkat, polisi lakukan mediasi

id Jamaah Umrah Lombok Tengah,Jamaah Umrah gagal berangkat,Polres Lombok Tengah,Jamaah Umrah

Puluhan jamaah umrah Lombok Tengah gagal berangkat, polisi lakukan mediasi

Polres Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) melakukan mediasi persoalan 93 jamaah umrah yang gagal berangkat dengan pihak Travel Mayyasah Wisata Mulya dan mereka sepakat untuk diberangkatkan menuju tanah suci Makkah di pertengahan Syawal 1444 Hijriah. 

Direktur Utama PT Mayysah Wisata Mulya Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Lalu Iqbal mengatakan, pihaknya telah melakukan kerja sama dengan Yatofa Bodak untuk pemberangkatan jemaah umrah dari 2018 hingga 2023 dan pemberangkatan ini yang ke empat kalinya. 

Di mana jumlah uang yang telah diberikan itu sebanyak Rp6 miliar lebih yang disetorkan secara bertahap. Dari dana itu 105 jamaah umrah telah selesai diberangkatkan dengan menghabiskan dana Rp3,4 miliar, sehingga total uang yang telah diterima untuk 93 jamaah itu Rp2,6 miliar dan masih ada kekurangan biaya, sehingga harus dilunasi.

"Uang yang sudah disetorkan itu Rp2,6 miliar lebih," katanya. 

Untuk visa para 93 jamaah tersebut telah jadi semua, sehingga apa yang disampaikan di media 45 visa yang jadi itu tidak benar. Sedangkan untuk biaya tiket yang diakui dana sendiri itu adalah untuk membayar kekurangan perjalanan. 

"Namun, saya sampaikan siap untuk bertanggung jawab dan memberangkatkan kembali 93 jemaah umrah itu bulan Mei, karena visa itu berlaku tiga bulan," katanya. 

Sebelumnya, sebanyak 93 jamaah umrah asal Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang sempat terlantar di Jakarta selama tiga hari atau tanggal 6-8 April telah dipulangkan ke rumahnya, setelah sebelumnya gagal berangkat ke tanah suci Makkah, Arab Saudi. 

"Mereka telah dipulangkan," kata Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Lombok Tengah, Samsul Hadi di Praya.