Wow!! Volume sampah di Mataram selama Fornas naik hingga lima ton per hari

id fornas,sampah kota mataram,dlh kota mataram,masalah sampah,pemkot mataram,fornas ntb

Wow!! Volume sampah di Mataram selama Fornas naik hingga lima ton per hari

Ilustrasi: Tempat Penampungan Sampah (TPS) Sandubaya Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat. ANTARA/Nirkomala.

Mataram (ANTARA) - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mataram menyebutkan volume sampah selama pelaksanaan Festival Olahraga Masyarakat Nasional (Fornas) VIII 2025 yang berlangsung di Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), mengalami peningkatan hingga lima ton per hari.

"Selama Fornas, volume sampah di Mataram naik sekitar lima ton sehari," kata Kepala DLH Kota Mataram Nizar Denny Cahyadi di Mataram, Senin.

Dalam kondisi normal, lanjutnya, volume sampah di Kota Mataram tercatat sekitar 200 ton dan jumlah itu mengalami kenaikan hingga lima ton per hari mulai H-1 pembukaan Fornas VIII.

Kegiatan Fornas VIII berlangsung pada 26 Juli sampai 1 Agustus 2025. Dengan demikian selama Fornas total kenaikan volume sampah di Kota Mataram menjadi sekitar 35-40 ton, jika rata-rata volume sampah naik sekitar 5 ton per hari.

Baca juga: Puluhan ton sampah pascabanjir diangkut dari jalan-jalan utama Mataram

Denny mengatakan kenaikan volume sampah tersebut terjadi karena jumlah atlet, pendamping, dan tamu Fornas mencapai sekitar 15.000 hingga 20.000 orang.

Sebagian besar mereka menginap di Kota Mataram. Apalagi lokasi pertandingan berada di wilayah Kota Mataram, seperti di Udayana, Lombok Epicentrum Mall, dan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Pagutan.

Tingginya pengunjung yang datang, kata dia, mempengaruhi juga produksi sampah tidak hanya di lokasi pertandingan, tapi juga dari tempat penginapan atau sampah hotel, restoran, serta sampah dari objek wisata.

Pasalnya para tamu Fornas yang hadir, selain untuk bertanding, sudah pasti untuk berkunjung ke objek wisata serta berwisata kuliner khas di Kota Mataram.

"Alhamdulillah, dengan ratusan petugas yang kami kerahkan, penanganan sampah di Kota Mataram selama Fornas bisa diatasi," katanya.

Baca juga: Pengolahan sampah gunakan insinerator di Mataram siap diuji coba

Sementara khusus di lokasi-lokasi pertandingan, DLH menyiagakan petugas untuk penanganan kebersihan yang diarahkan ke venue pertandingan.

"Kami kerahkan semua petugas kebersihan untuk pembersihan pada saat kegiatan berlangsung," katanya.

Selain petugas, pihaknya memastikan armada kebersihan yang dimiliki dipastikan siap dan tersedia.

"Armada kami siap, termasuk dump truk setelah dilakukan pembersihan reguler setiap hari baru kemudian dialihkan ke venue-venue Fornas," katanya.

Baca juga: Layanan TPS mobile diterapkan di pasar tradisional Mataram
Baca juga: Sebanyak 375 ton sampah di TPS Sandubaya Mataram diangkut
Baca juga: Insinerator pengolahan sampah siap diterapkan di Mataram
Baca juga: Rencana pembelian insinerator atasi sampah di Mataram dikaji

Pewarta :
Editor: Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.