Dompu (ANTARA) - Bupati Dompu, Bambang Firdaus menemui Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin untuk mendorong peningkatan sarana, fasilitas, dan sumber daya manusia kesehatan di Kabupaten Dompu, termasuk pembangunan puskesmas baru serta penguatan layanan dua rumah sakit daerah.
Audiensi yang berlangsung di Jakarta pada Jumat (14/11) itu, turut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Dompu Hj. Omiyati, Direktur RSUD Dompu dr. Fitratul Ramadhan Sp.P, dan Direktur RSUD Manggelewa dr. Hj. Laela Soraya.
Dalam pertemuan tersebut, Menkes Budi menekankan pentingnya daerah bergerak sejalan dengan visi Presiden dalam meningkatkan pelayanan kesehatan gratis, memperkuat sarana fasilitas kesehatan, memastikan bantuan gizi, serta menurunkan kasus ATM (AIDS, TBC dan malaria).
"Yang terpenting adalah pendekatan pelayanan kesehatan ke masyarakat. Dari 10 ribu jiwa minimal satu puskesmas, dengan jarak tempuh maksimal dua jam dari rumah ke fasilitas kesehatan terdekat," katanya.
Menkes Budi merespons positif usulan Pemkab Dompu dan menegaskan, bahwa meski anggaran kesehatan nasional terbatas, pemerintah tetap memprioritaskan dukungan bagi daerah yang menunjukkan komitmen kuat dalam peningkatan layanan kesehatan, termasuk Kabupaten Dompu.
Ia juga mengapresiasi, langkah Bupati yang datang langsung menyampaikan kebutuhan daerah.
Bupati Dompu Bambang menyampaikan, tiga usulan prioritas pembangunan kesehatan di Dompu. Pertama, pembangunan Puskesmas Dompu Barat II untuk melayani penduduk Kecamatan Woja yang mencapai sekitar 60 ribu jiwa, karena puskesmas yang ada dinilai tidak lagi representatif.
Usulan kedua, pengembangan RSUD Manggelewa yang memiliki posisi strategis untuk mendekatkan pelayanan rumah sakit bagi masyarakat Dompu bagian barat dan utara.
Baca juga: STM gandeng Dewan Pers tingkatkan kapasitas jurnalis Bima dan Dompu
"Lokasi RSUD itu, juga dapat memperluas cakupan layanan hingga masyarakat Kabupaten Sumbawa bagian timur dan sejumlah kecamatan Kabupaten Bima di sekitar kawasan Gunung Tambora," ujarnya.
Selanjutnya, Pemkab Dompu mengajukan penguatan layanan di RSUD Dompu, berupa pembangunan kamar operasi yang lebih representatif, gedung unit transfusi darah, serta kelengkapan penunjang kegawatdaruratan.
"Kami membutuhkan tambahan SDM kesehatan, khususnya dokter spesialis untuk ditempatkan di Dompu," bebernya.
Baca juga: Pemkab Dompu jajaki pinjaman daerah ke PT SMI untuk percepat pembangunan
Bupati Bambang turut menyampaikan apresiasi atas program-program Kemenkes yang telah berjalan baik di Dompu, seperti Universal Health Coverage (UHC), penurunan stunting, eliminasi malaria, penanganan TBC, dan program cek kesehatan gratis.
Dalam diskusi itu, Menkes turut memberikan masukan terkait peluang pendanaan kreatif melalui skema PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) serta mendorong pemerintah daerah untuk terus mengoptimalkan fasilitas dan pelayanan kesehatan yang telah tersedia.
