Lombok Utara (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB) melaksanakan koordinasi dengan Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) dan pihak terkait guna menjaga keharmonisan perayaan Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 hijriah.

"Tahun ini Nyepi dan lebaran jaraknya berdekatan," kata Bupati Lombok Utara Najmul Akhyar di Lombok Utara, Minggu.

Ia mengatakan tahun ini bukan hanya ibadah puasa yang menjadi perhatian, melainkan menjelang Idul Fitri yang kali ini berdekatan dengan hari raya Nyepi bagi saudara-saudara yang beragama Hindu.

Ketika mereka menggelar pawai ogoh-ogoh, besoknya warga Muslim pun akan melaksanakan pawai takbiran sebagai tanda hari kemenangan setelah melaksanakan ibadah puasa selama sebulan penuh.

"Momen ini menjadi bukti keharmonisan saat umat Islam menyambut lebaran dan umat Hindu melaksanakan ibadah Nyepi secara berdampingan," katanya.

Baca juga: Nyepi dan Lebaran berdekatan, Ogoh-ogoh dan takbiran di NTB tetap diizinkan

Oleh karena itu, ia mengajak semua lapisan masyarakat untuk sama-sama meningkatkan toleransi beragama dan menjaga keamanan dan kenyamanan di Lombok Utara.

"Mari tingkatkan toleransi semua untuk kemajuan pembangunan di Lombok Utara," katanya.

Ia mengatakan momentum safari ramadhan yang dilaksanakan di beberapa desa juga bukan sekadar seremonial, melainkan jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.

"Kami turun ke masyarakat untuk mengajak bersatu untuk membangun Lombok Utara ini. Mudah-mudahan bisa memberikan manfaat bagi anak cucu kita," katanya.

Baca juga: Nyepi dan takbiran beririsan, Gubernur NTB serukan harmoni

Sementara itu, Wakil Bupati Lombok Utara Kusmalahadi Syamsuri juga menyinggung suasana ramadhan tahun ini yang berdekatan dengan pelaksanaan hari raya Nyepi oleh umat Hindu. 

“Alhamdulillah, melalui komunikasi yang baik kami telah mencapai kesepakatan bersama, sehingga kegiatan takbiran tetap dapat dilaksanakan dengan tetap menjaga toleransi serta menghormati pelaksanaan Nyepi,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Lombok Utara terus berupaya menjalankan berbagai program pembangunan daerah. 

"Salah satunya adalah pembangunan Alun-Alun Kabupaten Lombok Utara yang telah selesai dibangun dan menjadi salah satu fasilitas publik bagi masyarakat," katanya.

Baca juga: Di antara sunyi dan takbir

Baca juga: Tajuk ANTARA NTB - Sunyi Nyepi, gema takbir, dan ujian toleransi

Baca juga: Kapolda NTB imbau takbiran di masjid, jaga toleransi



Pewarta :
Editor: Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026