Lombok Timur (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) menyatakan stok tabung gas elpiji 3 kilogram pasca-Lebaran dipastikan aman

"Stok elpiji 3 kilogram masih aman," kata Bupati Lombok Timur Haerul Warisin saat bertemu dengan Sales Branch Manager Rayon 1 NTB Pertamina Patra Niaga Tommy Wisnu Ramdan di Lombok Timur, Rabu.

Ia mengatakan kelangkaan elpiji beberapa hari belakangan ini diduga imbas, dari penggunaan selama bulan ramadhan dan tidak ditemukan harga elpiji 3 kilogram yang jauh di atas harga eceran tertinggi (HET). 

"Ketika masyarakat sedikit kesulitan mendapatkan elpiji 3 kilogram, kondisi tersebut dinilai sebagai imbas dari kebutuhan dan penggunaan yang meningkat selama ramadhan, terutama  jelang Idul Fitri," katanya.

“Tidak ada kelangkaan dan harga elpiji naik, harga masih tetap berada di HET,” katanya.

Baca juga: Elpiji di dapur MBG jadi sorotan, Bupati Lombok minta Satpol PP cek

Ia mengatakan kalaupun terjadi kesulitan saya ini, hal itu disebabkan imbas penggunaan sedikit berlebih pada bulan ramadhan terutama menjelang Idul Fitri.

Faktor lain seperti pergerakan masyarakat yang selama ini merantau dan kembali ke daerah masing-masing juga dinilai memiliki dampak signifikan. 

Kendati demikian, sejati nya Pertamina telah menambah pasokan elpiji 3 kilogram untuk mengamankan kebutuhan masyarakat. 

"Kami meminta masyarakat Lombok Timur, tak perlu risau, tetap tenang, stok elpiji 3 kilogram aman," katanya.

Baca juga: Elpiji di NTB: Dari antrean panjang ke keadilan energi

Semenjak itu, Sales Branch Manager Rayon 1 NTB Pertamina Patra Niaga Tommy Wisnu Ramdan mengatakan bahwa stok elpiji baik dari depot maupun di agen dalam kondisi aman. 

"Untuk wilayah Lombok saja disalurkan 35 ribu tabung per hari," katanya.

Khusus untuk kebutuhan hari raya termasuk jelang lebaran ketupat Pertamina juga telah menyiapkan 250 persen dari alokasi harian.

Ia memastikan alokasi tersebut sudah mulai disalurkan pada Rabu (25/3).

“Hari ini sudah berjalan, contoh seperti di SPBU Sikur yang biasanya menyalurkan harian sekitar 50 metric ton, hari ini sudah ter-planning 80 metric ton," katanya.

Baca juga: Disdag klaim stok elpiji 3 Kg tak langka di Lombok Timur

"Mudah-mudahan siang atau sore ini distribusi sudah selesai. Masyarakat silakan membeli di pangkalan-pangkalan resmi Pertamina," katanya.

Tidak itu saja, hari ini ( Rabu) juga telah  disalurkan 17.900 tabung 3 kilogram yang  disebar di wilayah Lombok Timur. Dengan demikian di Lombok Timur ada sekitar 50 ribu tabung elpiji beredar, sehingga masyarakat tidak perlu lagi merasa khawatir.

"Masyarakat tak usah resah, stok elpiji di Lombok Timur aman," katanya.

Baca juga: Waspada!! pencurian tabung elpiji terjadi di Lombok Timur



Pewarta :
Editor: Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026