Jakarta (ANTARA) - Executive Director of Tokopedia and TikTok Shop Indonesia Stephanie Susilo menyatakan seiring perkembangan dunia digital konten menjadi penggerak utama dalam perdagangan melalui "e-commerce".
Kementerian Perdagangan, lanjut dia, dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu, mencatat nilai penjualan e-commerce pada Februari 2026 mencapai 5,76 miliar dolar AS atau Rp96,7 triliun, angka ini dipengaruhi oleh tren e-commerce yang makin mengandalkan konten sebagai pintu utama transaksi.
Terkait hal itu, dia menyebutkan di Tokopedia dan TikTok Shop, siaran LIVE ditonton 38 miliar kali dan membawa lonjakan transaksi 15 kali lipat selama sahur Ramadan 2026.
"Integrasi Tokopedia dan TikTok Shop memungkinkan penjual mengubah proses penemuan menjadi transaksi secara lebih mulus," katanya.
Selain itu, lanjut dia, didukung oleh pusat penjual yang terintegrasi, pelaku usaha dapat mengelola operasional dengan lebih efisien, mengakses insight yang lebih mendalam, serta menjangkau pelanggan melalui konten dan marketplace, sehingga mendorong konversi menjadi pertumbuhan bisnis yang nyata dan terukur.
Stephanie menambahkan pencapaian sejumlah jenama lokal menunjukkan bahwa melalui pemanfaatan konten, kolaborasi dengan affiliate content creator, serta strategi pemasaran relevan lainnya, pelaku usaha mampu mengakselerasi pertumbuhan dan memaksimalkan peluang di era discovery e-commerce.
Pendiri MOELL OFFICIAL, Uung Victoria Finky menyatakan memanfaatkan insight bahwa orang tua banyak terinspirasi dari konten, sehingga berkolaborasi dengan affiliate content creator dari berbagai skala bahkan selebriti yang sesuai dan bisa menyampaikan nilai produk secara lebih relevan.
Baca juga: Praktisi sebut PP Tunas upaya preventif hadapi dampak buruk medsos
Pendekatan berbasis insight ini membuahkan hasil nyata, bagi brand lokal produk ibu dan bayi tersebut terjadi kenaikan GMV (gross merchandise value) atau nilai kotor seluruh transaksi di Tiktok Shop hingga 51 persen dan kontribusi dari affiliate melonjak 63 persen selama Ramadhan lalu.
Hal senada dinyatakan TikTok Shop Specialist Pushop Store Riki Rezkiyansyah yang memanfaatkan konten untuk meningkatkan penjualan dengan menerbitkan lebih dari 120 video pendek atau sekitar empat video per hari, guna menjaga visibilitas dan relevansi produk di mata konsumen.
"Dengan dukungan affiliate content creator, konten video, serta fitur pemasaran seperti GMV Max, kami dapat memperluas jangkauan sekaligus mengoptimalkan performa penjualan," ujarnya.
Pendekatan tersebut menghasilkan pertumbuhan yang kuat bagi produk tas pria lokal tersebut yakni GMV saat periode kampanye besar seperti Ramadhan naik 53 persen dibandingkan hari biasa, kontribusi affiliate meningkat 60 persen, serta performa penjualan dari konten video melonjak hingga 94 persen.
Baca juga: Polri dan TNI paling produktif unggah konten di IG
Sementara, pendiri Vianova Watch Store Dennis Hartanto mengandalkan kombinasi affiliate content creator, LIVE streaming, dan promo eksklusif untuk menarik minat pembeli.
Strategi ini, tambahnya, menempatkan kreator sebagai ujung tombak dalam memperluas jangkauan sekaligus mendorong keputusan pembelian.
Pendekatan tersebut membuahkan hasil, dengan GMV saat Ramadhan meningkat 61 persen dibandingkan hari biasa, di mana affiliate content creator berkontribusi hingga 87 persen terhadap total GMV.
Pewarta : Subagyo
Editor:
I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026