Jakarta (ANTARA) - Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono mengatakan kehadiran Yonif Teritorial Pembangunan (YTP) memberikan banyak manfaat untuk masyarakat, terutama di bidang perekonomian, pertahanan, hingga penanggulangan pasca-bencana.

Hal tersebut menurut dia sudah terlihat dari keberadaan 150 YTP yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

"Contoh nyatanya dapat kita lihat sendiri pada penanganan bencana di wilayah Sumatera beberapa waktu lalu, kehadiran satuan-satuan ini secara signifikan mempercepat respons di lapangan, seperti untuk evakuasi maupun membantu pemulihan infrastruktur," kata Donny saat dikonfirmasi ANTARA di Jakarta, Kamis.

Selain itu menurut Donny, masing-masing YTP saat ini juga sudah menjalankan program ketahanan pangan, mulai dari pengelolaan lahan perkebunan, ternak perikanan, dan pengelolaan bahan makanan lainnya.

Dia menjelaskan hal tersebut dilakukan agar masyarakat di sekitar markas YTP bisa memanfaatkan hasil dari lumbung pangan itu untuk kebutuhan sehari-hari.

"Mereka menjadi pionir yang menggerakkan masyarakat untuk mengolah lahan-lahan ketahanan pangan di daerah," ujarnya.

Baca juga: Puspen TNI siap berubah nama jadi Puskominfo TNI

Karena dianggap banyak memberikan dampak baik, TNI AD berkomitmen untuk membangun lebih banyak YTP hingga mencapai target 593 YTP di seluruh Indonesia.

Hingga saat ini menurut Donny, TNI AD telah melakukan beberapa upaya untuk mengejar target pembangunan YTP. Salah satunya dengan menyiapkan lokasi dan infrastruktur pendukung untuk menunjang pembangunan YTP.

Baca juga: TNI cek mendadak gawai prajurit dan PNS

"TNI AD secara bertahap sedang menyiapkan lahan dan sarana pendukung pembangunan YTP, sehingga proses pengembangannya dapat berjalan lebih optimal," katanya.

Donny meyakini seluruh jajaran TNI AD dapat bersinergi dengan baik dalam menuntaskan target pembangunan YTP di seluruh Indonesia tahun ini.

 

 

 



Pewarta :
Editor: I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026