Pemdes Puyung gotong royong antisipasi banjir
Jumat, 21 Oktober 2022 15:31 WIB
Pemerintah Desa Puyung, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, mengadakan kegiatan gotong royong bersama warga membersihkan sampah untuk mengantisipasi banjir.
Praya, Lombok Tengah (ANTARA) - Pemerintah Desa Puyung, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, mengadakan kegiatan gotong royong bersama warga membersihkan sampah untuk mengantisipasi banjir.
Staf kantor Desa Puyung, Sapriadi, di Praya, Jumat, mengatakan, pemerintah desa mengadakan kegiatan gotong royong dengan warga Desa Puyung untuk menjaga kebersihan lingkungan dan meminimalisir terjadinya banjir, terlebih saat ini sudah masuk musim hujan.
“Kami dari pemerintah Desa Puyung mengajak warga untuk bergotong royong di sekitaran aliran irigasi, lingkungan, untuk mengurangi resiko banjir,” katanya.
Ia melanjutkan, Dusun Waker salah satu dusun di Desa Puyung yang rentan terkena banjir, dikarenakan saluran irigasi yang ada di dusun tersebut tidak sesuai dengan air yang mengalir ketika musim hujan.
“Yang paling rawan banjir Dusun Waker, karena disana saluran irigasinya kecil, dan akan meluap airnya ketika musim hujan,” katanya.
Selain itu, penyebab banjir di desa tersebut banyaknya sampah dan aliran irigasi yang tidak sesuai dengan air yang mengalir ketika musim hujan.
Sehingga pihaknya berharap kepada pemerintah daerah bisa memberikan solusinya terkait saluran irigasi dengan cara membangunkan jembatan atau memperbesar saluran irigasi di Dusun Waker.
"Kami berharap pemerintah daerah bisa melakukan revitalisasi sungai di Desa Puyung, supaya ketika hujan lebat air tidak meluap ke rumah warga," katanya
Staf kantor Desa Puyung, Sapriadi, di Praya, Jumat, mengatakan, pemerintah desa mengadakan kegiatan gotong royong dengan warga Desa Puyung untuk menjaga kebersihan lingkungan dan meminimalisir terjadinya banjir, terlebih saat ini sudah masuk musim hujan.
“Kami dari pemerintah Desa Puyung mengajak warga untuk bergotong royong di sekitaran aliran irigasi, lingkungan, untuk mengurangi resiko banjir,” katanya.
Ia melanjutkan, Dusun Waker salah satu dusun di Desa Puyung yang rentan terkena banjir, dikarenakan saluran irigasi yang ada di dusun tersebut tidak sesuai dengan air yang mengalir ketika musim hujan.
“Yang paling rawan banjir Dusun Waker, karena disana saluran irigasinya kecil, dan akan meluap airnya ketika musim hujan,” katanya.
Selain itu, penyebab banjir di desa tersebut banyaknya sampah dan aliran irigasi yang tidak sesuai dengan air yang mengalir ketika musim hujan.
Sehingga pihaknya berharap kepada pemerintah daerah bisa memberikan solusinya terkait saluran irigasi dengan cara membangunkan jembatan atau memperbesar saluran irigasi di Dusun Waker.
"Kami berharap pemerintah daerah bisa melakukan revitalisasi sungai di Desa Puyung, supaya ketika hujan lebat air tidak meluap ke rumah warga," katanya
Pewarta : Dewi*Nurul*Atun
Editor : Riza Fahriza
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Desa Puyung Lombok Tengah raih juara pertama Lomba Desa Tingkat Nasional
09 October 2024 12:39 WIB, 2024
Tim penilai lomba desa nasional tinjau inovasi Desa Puyung Lombok Tengah
27 August 2024 17:54 WIB, 2024
Terpopuler - Suara Publik
Lihat Juga
Tajuk ANTARA NTB - Tempah Dedoro dan ujian keseriusan Kota Mataram kelola sampah
26 January 2026 7:18 WIB