GBK minta ASN netral selama pemilu 2019
Senin, 28 Januari 2019 10:47 WIB
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTB Surya B menandatangani pernyataan bersama yang diusung oleh Gerakan Bela Keadilan Nusa Tenggara Barat, yang menuntut aparatur sipil negara bersikap netral dalam pemilu 2019. Aksi massa GBK itu digelar di depan kantor Didikbud NTB, Senin. (Foto Mubarrok)
Mataram (Antaranews NTB) - Gerakan Bela Keadilan Nusa Tenggara Barat, Senin, menggelar Deklarasi Bersama di depan kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTB, yang diantaranya menuntut untuk menindak tegas oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terlibat dalam kampanye politik pemilu 2019.
Hendra, Ketua GBK NTB, mengatakan dalam orasinya menuntut Dinas Dikbud NTB dan Bawaslu NTB untuk menindak tegas ASN yang terlibat kampanye politik.
"Kami meminta Kepada Dinas Dikbud agar mengajukan surat peringatan kepada seluruh ASN yang terlibat melakukan kampaye politik," katanya.
Ia menambahkan larangan ASN terlibat kampanye itu merujuk pada UU Nomor 7 tahun 2017 Pasal 280 ayat 3 dan Peraturan Pemerintah No 53 tahun 2010 pasal 4 angka 12 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil dalam keikutsertaanya dalam kampanye politik
.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTB Surya B mengatakan pihaknya mendukung aksi yang dilakukan oleh Gerakan Bela Keadilan.
"Pihak kami akan menyampaikan aspirasi yang disampaikan kepada dinas Provinsi NTB, akan tetapi coba diperiksa kembali data yang disampaikan kepada kami tentang terlibatnya oknum ASN yang disampaikan kepada kami, katanya.
Hendra, Ketua GBK NTB, mengatakan dalam orasinya menuntut Dinas Dikbud NTB dan Bawaslu NTB untuk menindak tegas ASN yang terlibat kampanye politik.
"Kami meminta Kepada Dinas Dikbud agar mengajukan surat peringatan kepada seluruh ASN yang terlibat melakukan kampaye politik," katanya.
Ia menambahkan larangan ASN terlibat kampanye itu merujuk pada UU Nomor 7 tahun 2017 Pasal 280 ayat 3 dan Peraturan Pemerintah No 53 tahun 2010 pasal 4 angka 12 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil dalam keikutsertaanya dalam kampanye politik
.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTB Surya B mengatakan pihaknya mendukung aksi yang dilakukan oleh Gerakan Bela Keadilan.
"Pihak kami akan menyampaikan aspirasi yang disampaikan kepada dinas Provinsi NTB, akan tetapi coba diperiksa kembali data yang disampaikan kepada kami tentang terlibatnya oknum ASN yang disampaikan kepada kami, katanya.
Pewarta : Mubarok
Editor : Riza Fahriza
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Wabup ingatkan panitia Pilkades Serentak di Lombok Tengah tetap netral
24 February 2025 19:11 WIB, 2025
Menteri HAM: PBB ubah predikat Indonesia jadi 'netral' usai transfer napi
19 December 2024 18:47 WIB, 2024
MK: Pejabat daerah dan TNI/Polri tak netral di pilkada bisa dipidana
15 November 2024 13:00 WIB, 2024
Kemarin, kunjungan wisatawan, kasus stunting hingga KPPS diharapkan netral di NTB
08 November 2024 6:44 WIB, 2024
Sebanyak 195 kasus kepala desa tak netral selama kampanye pilkada 2024
28 October 2024 19:36 WIB, 2024
Begini tanggapan AFC terkait permintaan Bahrain laga netral lawan Indonesia
19 October 2024 9:12 WIB, 2024
Terpopuler - Umum
Lihat Juga
Tim SAR Mataram evakuasi korban kecelakaan perahu di Gili Meno Lombok
01 January 2024 16:07 WIB, 2024