Terpapar dari klaster Magetan, kepala puskesmas dan anak 2 tahun di Sumbawa Barat positif Covid-19

id Covid,Corona-19,Taliwang

Terpapar dari klaster Magetan, kepala puskesmas dan anak 2 tahun di Sumbawa Barat positif Covid-19

Virus corona sudah melemah, kata dokter Italia

Taliwang (ANTARA) - Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) mengumumkan dua kasus positif baru di KSB.

Dua kasus itu yakni pasien nomor 011 KSB berinisial MLH (2) laki-laki dan IBSG (51) asal Desa Beru Kecamatan Brang Rea.

“Iya hari ini kita mendapat konfirmasi dari provinsi bahwa ada dua kasus baru di KSB,” kata juru bicara gugus tugas covid-19 KSB, H Tuwuh di Taliwang, Senin (1/6).

Baca juga: Positif COVID-19 di NTB bertambah kembali 18 orang

Ia menjelaskan, dua pasien positif itu terpapar dari klaster Magetan yang pertama kali muncul di KSB yang dibawa oleh MA (15) asal Desa Beru.

Dalam rilis gugus tugas provinsi disebutkan bahwa MLH terpapar dari pasien nomor 384 NTB atau 05 KSB yakni Ny I (42) yang tak lain adalah ibu kandungnya. 

Sementara IBSG terpapar dan pernah kontak dengan pasien nomor 385 NTB atau pasien 06 KSB yaitu Tn S (54). I dan S merupakan orang tua dari MA.

“MLH itu adik bungsu dari MA, sementara Tuan IBSG merupakan salah satu tenaga medis yaitu Kepala Puskesmas BrangRea,” katanya.

Dari tambahan dua orang ini maka tercatat di KSB sudah 12 kasus positif covid-19, di antaranya satu meninggal dunia dan satu sembuh, sementara 10 pasien saat ini dirawat di rumah isolasi khusus.

Sebelum dikonfirmasi positif, Kedua pasien ini dilakukan swab bersama 13 orang lainya dengan hasil 11 orang negative dan dua orang pasien positif ulangan yaitu M dan AF.

“Saat ini kondisi semua pasien positif di KSB dalam keadaan baik-baik saja tanpa gejala yang signifikan,” jelasnya.

Sampai saat ini jumlah pelaku perjalanan tanpa gejala di KSB adalah 6.680 orang, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) 139 orang, orang tanpa gejala 150 orang dan orang dalam pengawasan yaitu 9 orang di antaranya satu orang dalam pengawasan dan 8 orang selesai dalam pengawasan.
Pewarta :
Editor: Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar