Kami bersama tim memberikan penyuluhan kepada siswa setiap Jumat yang dirangkai dengan kegiatan peningkatan Iman dan Taqwa (Imtaq) di setiap sekolah
Mataram,(Antara)- Kepolisian Resor (Polres) Mataram menggelar penyuluhan tentang bahaya narkoba dan kenakalan remaja di 20 sekolah tingkat SMP dan SMA di di daerah ini.

Kasat Bina Masyarakat Polres Mataram, AKP Nuraini di Mataram, Minggu, mengatakan penyuluhan tersebut program rutin yang dilaksanakan bersama tim dari Linmas, Bakesbangpol dan Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Mataram setiap hari Jumat.

"Kami bersama tim memberikan penyuluhan kepada siswa setiap Jumat yang dirangkai dengan kegiatan peningkatan Iman dan Taqwa (Imtaq) di setiap sekolah," katanya.

Ia mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk menciptakan generasi penerus bangsa yang bersih dari narkoba dan memiliki ahlak mulia.

"Jika generasi muda sudah dibentengi dengan ilmu pengetahuan disertai pendidikan agama yang kuat, maka akan tercipta generasi muda yang berkualitas dan berakhlak mulia. Dengan keberhasilan mencegah penyalahgunaan narkoba, maka Kota Mataram akan indah tanpa narkoba," katanya.

Dalam setiap pembinaan di sekolah-sekolah, kata Nuraini, pihaknya tidak henti-hentinya mengajak para siswa untuk memerangi narkoba yang dapat merusak masa depan mereka.

"Sebaliknya, para siswa diarahkan untuk menyibukkan diri dengan berbagai aktifitas positif yang bermanfaat demi mencapai cita-cita mulia mereka sebagai generasi penerus bangsa yang mandiri dan bermartabat," katanya.

Di samping itu, katanya, melalui keluarga pihaknya bersama tim juga terus melakukan sosialisasi terhadap kenakalan remaja dan dan penyalahgunaan narkoba, karena keluarga merupakan ujung tombak dari suksesnya program P4GN (Pencegahan, Pemberantasanan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Nerkoba)

"selain itu untuk mengasah kreatifitas anak-anak di Kota Mataram, stan Polres Mataram yang dibuka di Mal Mataram belum lama ini juga mengelar berbagai lomba," ujarnya.

Jenis lomba yang diadakan, antara lain melukis jerigen bekas tempat minuman "Tuak" (sejenis minuman keras tradisional yang terbuat dari air nira) yang berhasil disita Polres Mataram.

"Jerigen bekas tempat tuak dimanfaatkan kembali oleh anak sebagai media lukisan, ini merupakan kegiatan positif dan mugkin merupakan yang pertama dan satu-satunya di dunia," katanya.

***4***



(T.KR-SZH/B/M025/M025) 07-07-2013 14:35:32

Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026