Pavingisasi jadi aspirasi utama warga kampung di Surabaya

id Ketua DPRD Surabaya,pavingisasi,aspirasi,warga surabaya,kampung,Pavingisasi jadi aspirasi utama warga Surabaya,kampung d

Pavingisasi jadi aspirasi utama warga kampung di Surabaya

Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijino (ANTARA/HO-DPRD Surabaya)

Surabaya (ANTARA) - Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono menyatakan, pavingisasi atau pembangunan jalan paving menjadi salah satu aspirasi yang sering ditayangkan warga kampung di Kota Pahlawan itu, hingga saat ini.

"Saat reses di kampung-kampung kawasan Rungkut, Gunung Anyar, Tenggilis Mejoyo dan Bulak belum lama ini, saya banyak dicurhati warga soal perbaikan jalan berupa pavingisasi," kata Adi Sutarwijono di Surabaya, Jawa Timur, Rabu.

Selain itu, Adi juga mendapatkan keluhan soal saluran sungai di Kali Rungkut yang sudah lama tidak dikeruk, sehingga mengalami pendangkalan. Sehingga warga meminta segera ditangani, karena saluran tersebut merupakan menampung air dari berbagai tempat.

Tidak hanya itu, masalah lain juga menjadi perhatian Adi seperti pembangunan sarana dan prasarana kampung, masalah pendidikan, kesehatan, infrastruktur permukiman, atau penanganan sosial lainnya. Berbagai usulan pembangunan itu disampaikan pengurus kampung, karang taruna dan warga masyarakat yang lain. Menurutnya, beragam aspirasi tersebut nantinya akan dijadikan sebagai bahan untuk penyusunan kebijakan pembangunan di Kota Pahlawan.

"Aspirasi warga masyarakat adalah bahan baku penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan kota," kata Adi.

Adi mengatakan, usulan warga tersebut sudah dimasukkan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja (RAPBD) Surabaya 2024. Direncanakan APBD 2024 disahkan pada 10 November mendatang atau bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan.

Wakil Wali Kota Surabaya Armuji sebelumnya menekankan pembangunan paving dan saluran air di wilayah perkampungan di kota tersebut harus memenuhi aspek keadilan dan merata.

"Komitmen Pemkot Surabaya adalah menghadirkan keadilan sosial bagi warganya," kata Cak ji panggilan akrabnya Armuji.

Baca juga: DPRD Surabaya usulkan penerima Beasiswa Pemuda Tangguh 2024
Baca juga: Legislatif Yogyakarta mengajukan raperda dukung program Rp1 miliar satu desa


Cak Ji tidak ingin ada perkampungan di Surabaya yang tidak tersentuh pembangunan. Untuk itu, Armuji meminta warga Surabaya melalui pengurus Rukun Tetangga (RT) maupun Rukung Warga (RW) setempat mengajukan permasalahan paving dan saluran air ke Pemkot Surabaya.

"Saat ini, Pemkot Surabaya juga sudah banyak melakukan pemavingan dan saluran air yang tersebar di sejumlah wilayah Surabaya," ucapnya.