Mataram (ANTARA) - Kepala Kepolisian Resor Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, AKBP Bagus Nyoman Gede Junaedi mengungkap adanya penetapan tersangka baru dalam kasus anarkis sekelompok warga di wilayah Montong Buwuh, Desa Meninting, Jumat (10/5) malam.
"Tersangka baru berinisial LYAK," kata Gede Junaedi dalam keterangan yang diterima di Mataram, Kamis.
Dia menyatakan bahwa penyidik menetapkan LYAK sebagai tersangka berdasarkan hasil penyidikan, mulai dari pemeriksaan saksi, lokasi kejadian dan barang bukti.
"Jadi, LYAK ini disangkakan telah melakukan tindak pidana secara bersama-sama melakukan kekerasan terhadap orang atau barang dan/atau perusakan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 170 Ayat (2) KUHP dan/atau Pasal 406 KUHP," ujarnya.
Baca juga: Polisi tetapkan dua tersangka kasus anarkis di Meninting Lombok Barat
Terhadap LYAK, Gede Junaedi mengatakan penyidik sudah melakukan penahanan di Markas Polres Lombok Barat bersama dua tersangka lainnya berinisial RM dan LYIM.
Tersangka baru ini berasal dari Desa Rembitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah.
"Jadi, LYAK merupakan tersangka ketiga yang ditetapkan dalam kasus ini. Dua tersangka lainnya juga berasal dari Lombok Tengah dan telah diamankan sebelumnya," ucap dia.
Gede Junaedi menegaskan bahwa proses penyidikan masih berjalan. Polres Lombok Barat berkomitmen untuk mengusut kasus ini hingga tuntas.
"Untuk itu, kami harapkan masyarakat tetap menjaga situasi kondusif di Lombok Barat selama proses penyidikan berlangsung," katanya.
Baca juga: Polisi identifikasi pelaku penyerangan warga di Meninting Lombok Barat
Baca juga: Polres Lombok Barat terjunkan tim menangani bentrok warga di Meninting
Berita Terkait
Presiden Prabowo atensi tambang emas ilegal di Sekotong Lombok Barat
Senin, 11 November 2024 17:08
Kemenkumham NTB dukung kepolisian ungkap kasus narkoba libatkan narapidana
Rabu, 6 November 2024 18:23
Walhi lakukan investigasi terkait tambang emas ilegal di Sekotong Lombok Barat
Senin, 4 November 2024 17:16
Tujuh WNA terlibat tambang ilegal sudah tinggalkan Indonesia
Selasa, 22 Oktober 2024 17:30
Imigrasi Mataram dukung pengungkapan kasus tambang emas ilegal di Sekotong
Senin, 21 Oktober 2024 15:41
Bejat!! Pria berusia 72 tahun di Lombok Barat setubuhi anak SD
Jumat, 11 Oktober 2024 17:24
Polisi kesulitan telusuri identitas WNA China terlibat tambang ilegal di Lombok Barat
Jumat, 11 Oktober 2024 17:20
Polisi tahan Sekcam Kuripan Lombok Barat terkait penggelapan mobil
Kamis, 12 September 2024 18:11