Mataram (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, memberikan layanan vaksinasi HPV (human papillomavirus) bagi siswa kelas V dan VI sekolah dasar (SD), sebagai langkah mencegah infeksi dan kanker serviks atau leher rahim.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Mataram dr H Emirald Isfihan di Mataram, Senin, mengatakan pemberian vaksin HPV tersebut khusus bagi pelajar perempuan untuk mencegah infeksi HPV yang dapat menyebabkan kanker serviks dan masalah kesehatan lainnya.
"Vaksinasi HPV kami mulai hari ini dirangkaikan dengan program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) selama bulan Agustus," katanya.
Dalam pelaksanaan layanan vaksinasi HVP tersebut, Dinkes memberikan layanan melalui tim dari 11 puskesmas se-Kota Mataram. Tim tersebut turun memberikan layanan ke sekolah sesuai wilayah kerja masing-masing.
Baca juga: Sebanyak 659 siswi di Mataram sudah divaksin HPV
Selain memberikan layanan vaksinasi HVP, petugas juga memberikan layanan sosial berupa edukasi kesehatan kepada siswa termasuk berdialog dengan mereka serta orang tua.
Dalam layanan vaksinasi HPV siswa juga perlu pelibatan orang tua, agar orang tua juga bisa mengingatkan dan menjaga anak-anak mereka.
"Tugas kami tidak hanya sekadar suntik vaksin saja, melainkan juga mengedukasi siswa dan orang tua guna mengurangi angka kejadian kanker serviks dan meningkatkan kesehatan reproduksi wanita," katanya.
Selain layanan vaksinasi HVP, lanjut Emirald, vaksinasi lain yang dilaksanakan selama bulan Agustus melalui program BIAS juga pemberian vaksin rubella (MR) untuk mencegah penyakit campak untuk siswa SD kelas satu, juga dimulai hari ini.
Rubella merupakan salah satu jenis penyakit menular yang disebabkan oleh virus dan dapat menyebabkan masalah serius, terutama pada ibu hamil dan bayi dalam kandungan.
"Selama bulan Agustus, kami juga ada program pemberian vitamin A dan obat cacing melalui posyandu," katanya.
Pewarta : Nirkomala
Editor:
Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026