Mataram (ANTARA) - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sudah menetapkan tarif listrik pada Triwulan I 2026 tidak mengalami kenaikan. PT PLN (Persero) mendukung keputusan pemerintah tersebut.

Badan usaha milik negara itu juga menegaskan dukungan tersebut melalui komitmen untuk terus menjaga keandalan dan kualitas layanan kelistrikan kepada masyarakat pengguna.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Tri Winarno menjelaskan bahwa sesuai Peraturan Menteri ESDM Nomor 7 Tahun 2024 tentang Tarif Tenaga Listrik yang Disediakan oleh PT PLN (Persero), penyesuaian tarif tenaga listrik bagi pelanggan non-subsidi dilakukan setiap tiga bulan.

Hal itu mengacu pada perubahan realisasi parameter ekonomi makro, meliputi kurs, Indonesian Crude Price (ICP), inflasi, dan Harga Batubara Acuan (HBA).

"Berdasarkan perhitungan parameter tersebut, secara formula tarif tenaga listrik berpotensi mengalami perubahan. Namun untuk menjaga daya beli masyarakat, Pemerintah memutuskan tarif tenaga listrik Triwulan I Tahun 2026 tetap atau tidak mengalami perubahan," katanya.

Tri mengatakan tarif tenaga listrik bagi 25 golongan pelanggan tidak mengalami perubahan, dengan subsidi listrik tetap diberikan. 

Kebijakan tersebut memberi ruang bagi masyarakat dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah dalam mengelola pengeluaran di awal tahun. Dengan begitu, daya beli tetap terjaga dan stabilitas ekonomi nasional dapat dipertahankan.

Baca juga: PLN UIW NTB sukses jaga keandalan pasokan listrik saat momen Misa Natal 2025

Sementara itu, Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, mengatakan keputusan tarif listrik Triwulan I 2026 yang tidak mengalami kenaikan akan memberikan ruang bagi masyarakat dan usaha mikro, kecil dan menengah untuk mengelola pengeluaran dengan lebih baik di awal tahun, ketika aktivitas rumah tangga dan usaha kembali berjalan.

"Awal tahun cenderung diiringi berbagai kebutuhan rumah tangga dan aktivitas usaha yang kembali berjalan. Dengan tarif listrik yang tidak naik, masyarakat memiliki kepastian dalam mengatur pengeluaran sehingga daya beli dapat tetap terjaga," ujarnya.

Baca juga: PLN NTB pastikan 37 SPKLU siap layani pengguna kendaraan listrik selama Nataru 2025-2026

PLN, kata dia, senantiasa berkomitmen menjaga pasokan listrik tetap andal, meningkatkan kualitas pelayanan, serta mengoptimalkan efisiensi operasional agar seluruh pelanggan dapat menikmati layanan yang aman dan berkelanjutan.

"Bagi Kami, listrik bukan sekadar layanan, tetapi fondasi aktivitas sehari-hari masyarakat. Karena itu, kami memastikan pasokan listrik terus andal dan layanan terus ditingkatkan, agar masyarakat dapat menjalani awal tahun dengan lebih tenang dan produktif," kata Darmawan.



Pewarta :
Editor: I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026