Lombok Tengah (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) menyatakan proyek pembangunan tiga puskesmas yang menggunakan anggaran 2025 telah rampung dikerjakan sesuai dengan batas kontrak yang ditetapkan.
"Pembangunan tiga puskesmas yang dikerjakan di tahun anggaran 2025 ini telah jadi dan 2026 ini mulai dimanfaatkan," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Tengah Suardi di Lombok Tengah, Kamis.
Adapun tiga puskesmas yang telah selesai dikerjakan di 2025 yakni Puskesmas Pengembur, Puskesmas Muncan dan Puskesmas Pengadaan.
Proyek pembangunan tiga puskesmas untuk peningkatan pelayanan kesehatan itu menghabiskan dana Rp21 miliar yang dianggarkan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) 2025.
"Tahun 2025 itu ada tiga puskesmas yang dilakukan perbaikan supaya menjadi puskesmas prototipe," katanya.
Baca juga: Pembangunan 3 puskesmas di Lombok Tengah mulai dikerjakan
Ia mengatakan anggaran pembangunan puskesmas tersebut Rp7 miliar di masing-masing puskesmas, sehingga total anggaran Rp21 miliar. Sedangkan untuk waktu pengerjaan dimulai Juli hingga Desember 2025.
Pembangunan puskesmas tersebut meliputi ruang IGD, ruang rawat inap, laboratorium, ruang poliklinik dan fasilitas pendukung kesehatan lainnya.
Ia mengatakan dari 30 puskesmas di Lombok Tengah, sebanyak 24 puskesmas yang telah berstatus prototipe dan sisanya tinggal enam puskesmas yang direncanakan untuk diusulkan dilakukan perbaikan di 2026.
Baca juga: Tingkatkan kualitas, Tiga puskesmas di Lombok Tengah direnovasi tahun ini
Adapun enam puskesmas tersebut yakni Puskesmas Praya, Ganti, Tanak Beak, Batujai, Langko dan Ganti.
"Jadi tinggal enam puskesmas yang harus diperbaiki supaya menjadi prototipe. Semoga tahun ini ada anggaran," katanya.
Ia mengatakan dengan adanya sarana ini diharapkan arah pelayanan kesehatan kepada masyarakat lebih maksimal, karena puskesmas ini ada juga dukungan dari masyarakat.
"Dengan peningkatan sarana kesehatan ini masyarakat bisa terlayani dengan maksimal dan petugas kesehatan diharapkan dapat memberikan pelayanan yang terbaik," katanya.
Baca juga: Komisi IV DPRD cek pelayanan kesehatan di Lombok Tengah
Pewarta : Akhyar Rosidi
Editor:
Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026