Dompu (ANTARA) - Wakil Bupati Dompu, Syirajuddin, menyatakan Program Pengentasan Permukiman Kumuh Terpadu (PPKT) di Desa Soro, Kecamatan Kempo, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, meningkatkan kualitas lingkungan dan kesejahteraan warga melalui penataan kawasan permukiman yang lebih tertata dan layak huni.

Pernyataan itu disampaikan Syirajuddin saat menghadiri doa syukuran atas suksesnya pelaksanaan Program PPKT sekaligus halal bihalal menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah di Desa Soro, Rabu (18/2).

Ia mengatakan, PPKT yang dilaksanakan di Desa Soro merupakan program yang tidak dilaksanakan di kabupaten lain di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat berbasis penataan permukiman.

"Sepatutnya kita bersyukur atas capaian hari ini. Program ini tidak ada di kabupaten lain di NTB, hanya ada di Dompu, tepatnya di Desa Soro. Lingkungan kita sudah jauh lebih baik dan tertata," katanya dalam siaran pers yang diterima ANTARA, Kamis.

Menurut dia, perubahan kondisi lingkungan yang lebih bersih, rapi, dan nyaman menjadi indikator nyata keberhasilan program tersebut sekaligus mencerminkan komitmen Pemerintah Kabupaten Dompu dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Baca juga: Dinas Perkim Dompu gelar rembuk warga jelang pembongkaran rumah eksisting PPKT

Politisi PPP itu menegaskan, keberhasilan PPKT tidak terlepas dari sinergi pemerintah daerah, organisasi perangkat daerah, aparat keamanan, dan partisipasi masyarakat dalam mendukung pembangunan kawasan permukiman.

Ia juga mengapresiasi, panitia penyelenggara dan seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan pelaksanaan program tersebut.

Terkait keberlanjutan program, Syirajuddin menjelaskan pada 2026 tidak terdapat program PPKT. Namun, pemerintah daerah akan melaksanakan program stimulan perumahan swadaya sekitar 2.658 unit yang tersebar di seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Dompu. Program PPKT direncanakan kembali dilaksanakan pada 2028.

"Sebagai bentuk rasa syukur kepada Pemerintah Republik Indonesia, mari kita jaga dan manfaatkan hasil pembangunan ini dengan sebaik-baiknya," ujarnya.

Baca juga: Pengentasan kawasan kumuh di Dompu dianggarkan Rp17,3 Miliar

Sementara itu, Kepala Desa Soro, Patuwari, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Dompu dan seluruh organisasi perangkat daerah yang telah mendukung pelaksanaan Program PPKT di wilayahnya.

"Atas nama pemerintah dan masyarakat Desa Soro, kami mengucapkan terima kasih kepada Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Bappeda dan Litbang, Dinas Pekerjaan Umum, serta seluruh dinas yang telah berpartisipasi mendukung terwujudnya kesejahteraan masyarakat Desa Soro," katanya.

Ia mengapresiasi, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) yang dinilai berhasil menghadirkan program tersebut meskipun menghadapi berbagai tantangan dalam pelaksanaannya.

Kegiatan tersebut, dihadiri Plt Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Rahmat Hidayat beserta jajaran, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Mokh. Syaukani, Camat Kempo, Kapolsek Kempo, Danramil Kempo, Kepala Desa Soro dan tokoh masyarakat setempat.



Pewarta :
Editor: Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026