Lombok Tengah (ANTARA) - Kondisi banjir di wilayah lingkar Mandalika di Desa Kuta Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mulai surut pascacuaca ekstrem yang melanda wilayah setempat.

"Hingga saat ini, kondisi air di sebagian besar titik terdampak telah berangsur surut dan arus lalu lintas mulai kembali normal," kata Kapolsek Kawasan Mandalika Iptu Kadek Angga Nambara di Lombok Tengah, Selasa.

Personel Polsek Kawasan Mandalika bersama instansi terkait tetap melakukan pemantauan untuk mengantisipasi potensi cuaca ekstrem susulan.

"Kami mengimbau seluruh masyarakat, khususnya yang berada di wilayah rawan genangan dan dekat aliran sungai maupun perbukitan, agar tetap waspada. Pastikan saluran air di lingkungan masing-masing tidak tersumbat, hindari berteduh di bawah pohon saat angin," katanya.

Baca juga: Cuaca ekstrem terjang Mandalika, Sirkuit tetap bebas banjir

‎Ia mengatakan curah hujan tinggi yang disertai angin kencang melanda wilayah Lombok Tengah sejak Senin (23/2) hingga Selasa (24/2), mengakibatkan sejumlah wilayah terdampak banjir dan pohon tumbang di wilayah Desa Kuta atau lingkar Mandalika.

‎Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11.45 Wita setelah hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang mengguyur wilayah Mandalika.

Curah hujan yang tinggi menyebabkan meningkatnya debit air dari perbukitan serta meluapnya saluran drainase yang tidak mampu menampung volume air.

"Sehingga mengakibatkan genangan di sejumlah ruas jalan dan pemukiman warga," katanya.

Baca juga: TNI membersihkan jaringan irigasi depan Sirkuit Mandalika

Ia mengatakan di Dusun Kuta I Desa Kuta, pohon tumbang terjadi di depan Starbucks Kuta Mandalika dan langsung dilakukan pemotongan serta pembersihan oleh tim Basarnas bersama petugas di lapangan.

Selain itu, luapan air setinggi lutut kaki orang dewasa merendam Jalan Gang Jivana Resort. Genangan juga terjadi di depan JM Hotel Kuta Lombok setinggi 20 sentimeter serta di gang samping hotel mencapai 50 sentimeter.

Kemudian di Dusun Baturiti, air menggenangi jalan gang Sriwulan, di Dusun Mengalung, luapan air menyebabkan robohnya dinding salah satu rumah warga dan merendam beberapa unit kendaraan milik warga.

‎Kondisi serupa terjadi di Dusun Merendeng dengan genangan mencapai 60 sentimeter di sejumlah pemukiman warga. Sementara di Dusun Sekar Kuning, luapan air bercampur lumpur juga terpantau di Jalan Raya By Pass Kuta.

‎Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka-luka. Namun, terdapat kerugian materi berupa kerusakan bangunan warga, kendaraan terendam dan sempat terganggunya arus lalu lintas di beberapa titik di wilayah Mandalika.

‎“Peristiwa ini dipicu oleh curah hujan tinggi disertai angin kencang yang menyebabkan peningkatan debit air dan tersumbatnya drainase. Wilayah Desa Kuta memang menjadi salah satu titik yang rutin terdampak saat musim hujan dengan intensitas tinggi,” katanya.

Baca juga: Desa penyangga Mandalika diterjang banjir



Pewarta :
Editor: Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026