Sumbawa Barat (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) menganggarkan Rp5 miliar untuk bantuan beasiswa 2026, guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui jenjang pendidikan tinggi.

"Kebijakan pelampauan alokasi di luar 20 persen mandat pendidikan, pemerintah daerah menganggarkan Rp5 miliar untuk bantuan beasiswa 2026," kata Bupati Sumbawa Barat Amar Nurmasnyah saat silaturahmi dengan mahasiswa di Mataram, Kamis.

Dia mengatakan, pemerintah daerah memberikan fasilitas beasiswa hingga enam universitas unggulan nasional dalam rangka mengatasi kendala biaya pendidikan bagi masyarakat setempat.

Dia mengatakan sampai saat ini ada enam universitas yang telah menjalin kerjasama di antaranya Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), dan Universitas Airlangga (UNAIR).

"Beasiswa tersebut diberikan dalam bentuk pembayaran uang kuliah tunggal, khusus di enam universitas itu,” katanya.

Baca juga: Sebanyak 27 pelajar di Sumbawa Barat dapat beasiswa

Melalui integrasi layanan pendidikan ini, pemerintah berharap tidak ada lagi anak-anak Sumbawa Barat yang terkendala biaya saat menempuh pendidikan, selama mereka tercatat sebagai warga domisili resmi Sumbawa Barat.

Disampaikan juga bahwa bantuan pendidikan bersumber dari APBD ini sempat menghadapi kendala terkait mandat belanja wajib pendidikan yang bukan kewenangan kabupaten untuk memberikan beasiswa kepada mahasiswa.

“Alhamdulillah tahun ini bisa dialokasikan untuk bantuan beasiswa ini. Harapannya awal semester ganjil sudah bisa direalisasikan," katanya.

Selain itu, Pemerintah juga aktif dalam fasilitasi beasiswa dengan menjaring sumber-sumber beasiswa yang dapat diakses oleh mahasiswa Sumbawa Barat.

Baca juga: Tingkatkan SDM, Sekda Sumbawa Barat motivasi siswa ikuti program beasiswa kedokteran

Dalam dialog tersebut, Bupati mengonfirmasi sejumlah terobosan strategis yang dirancang khusus untuk meringankan beban biaya pendidikan mahasiswa daerah.

Program Unggulan daerah, Kartu Sumbawa Barat Maju, kata dia, merupakan respons nyata pemerintah terhadap aspirasi mahasiswa dan masyarakat.

Bupati menjelaskan bahwa Kartu Sumbawa Barat Maju memberikan bantuan uang pangkal sekolah bagi kepala keluarga yang memasuki jenjang awal pendidikan.

Kartu Sumbawa Barat Maju menyasar kepala keluarga, sementara KIP merupakan program nasional yang sasarannya langsung kepada mahasiswa itu sendiri," katanya.

Baca juga: AMMAN salurkan beasiswa bagi pelajar SMK di Sumbawa Barat
Baca juga: Pemprov NTB akan berikan beasiswa kepada masyarat Sumbawa Barat



Pewarta :
Editor: Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026