"Sedari awal kami ingin BUMD itu, mampu menebar ke bermanfaat-an untuk daerah. Di situ, perannya tidak hanya menyetor dividen banyak, tapi juga bagaimana bisa berkontribusi aktif di dalam menggerakkan roda perekonomian di NTB,"
Mataram (ANTARA) - Ketua Komisi III Bidang Keuangan dan Perbankan DPRD Nusa Tenggara Barat, Sambirang Ahmadi berharap kinerja PT Gerbang NTB Emas (GNE) semakin kompetitif dan lebih maju seiring telah ditetapkannya jajaran direksi dan komisaris baru BUMD itu.
"Sedari awal kami ingin BUMD itu, mampu menebar ke bermanfaat-an untuk daerah. Di situ, perannya tidak hanya menyetor dividen banyak, tapi juga bagaimana bisa berkontribusi aktif di dalam menggerakkan roda perekonomian di NTB," ujarnya di Mataram, Senin.
Menurutnya, adanya penyegaran manajemen direksi dan komisaris periode 2026-2031, diharapkan akan membuat PT GNE semakin kompetitif, progresif, produktif dan lebih maju kedepannya.
"Ketimbang berpolemik, baiknya kita bersama-sama mendoakan agar kinerja GNE lebih baik, lebih maju, lebih progresif, dan lebih kompetitif," tegas Sambirang.
Selain itu, ia menekankan agar PT GNE tidak asal melakukan ekspansi bisnis. BUMD itu harus fokus menggeluti produksi beton sebagai core bisnis.
Selanjutnya, manajemen baru harus mulai fokus memperbaiki kinerja kapasitas produksi, layanan dan kontribusi-nya pada karyawan.
Sebab, katanya, berdasarkan hasil analisis, usaha produksi beton oleh PT GNE masih sangat menjanjikan. Selama setahun terakhir ini, BUMD itu hidup dari bisnis beton.
"Kita minta kinerja-nya harus semakin meningkat dan jangan stagnan. Kalau bisa, jangan asal melakukan ekspansi bisnis. Harus dihitung betul bagaimana prospek ke depan. Pokoknya, stop lakukan diversifikasi," kata anggota DPRD NTB dari daerah pemilihan (Dapil) V Kabupaten Sumbawa dan Sumbawa Barat ini.
Lebih lanjut terkait adanya polemik direksi dan komisaris baru, lantaran di isi sejumlah tim sukses saat Pilkada Gubernur NTB 2024, Sambirang Ahmadi meminta semua pihak untuk menyikapi-nya secara arif. Bahkan, dirinya tidak mempersoalkan latar belakang komposisi direksi dan komisaris yang diisi oleh tim sukses saat Pilkada.
"Kalau saya, biar itu Timses asal punya kompetensi dan pengalaman, itu enggak masalah. Kan, RUPS sudah ditetapkan, tentu lah saatnya bekerja dan lanjut menunjukkan kinerja memajukan GNE," tegas Sambirang
Sambirang mengatakan, dirinya enggan ikut larut dalam keriuhan dan polemik yang kini terjadi di tengah masyarakat. Mengingat, saat ini hingga lima tahun ke depan, pihaknya menghendaki agar GNE lebih terasa dampaknya bukan hanya dalam menghasilkan dividen, tapi bisa menguatkan perekonomian masyarakat.
Diketahui dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT GNE yang disaksikan Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal, Selasa (28/4) telah di tetapkan sejumlah jajaran direksi dan komisaris PT GNE.
Tiga nama direksi baru PT GNE itu, yakni Yuyud Indrayudi sebagai Direktur Utama, Sulman sebagai Direktur Keuangan dan Suhaimi sebagai Direktur Operasional. Sementara Komisaris Utama dijabat oleh Izzuddin Mahili, dan Muhammad Ihwan serta Lalu Aksar Ansori sebagai komisaris.
Pewarta : Nur Imansyah
Editor:
Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026