Stok pangan strategis di Kalteng aman hingga Idul Fitri

id Pemprov kalteng, ketahanan pangan kalteng, pangan strategis, hbkn, hari besar keagamaan nasional, lebaran, ramadhan, idu

Stok pangan strategis di Kalteng aman hingga Idul Fitri

Dokumentasi - Pemantauan pangan strategis di kawasan Pasar Besar Kota Palangka Raya belum lama ini. (ANTARA/Muhammad Arif Hidayat)

Palangka Raya (ANTARA) - Perum Bulog Kantor Wilayah Kalimantan Tengah menyatakan ketersediaan sejumlah pangan strategis dalam kondisi aman dan cukup hingga Hari Raya Idul Fitri 1444 H. Pimpinan Perum Bulog Kanwil Kalimantan Tengah, Sony Supriyadi di Palangka Raya, Selasa, mengatakan saat ini ketersediaan sejumlah pangan strategis sangat mencukupi dalam rangka menyambut Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN). "Stok kami di antaranya minyak goreng mencapai 28.400 liter, gula 300 ton, maupun daging kerbau sekitar 32,4 ton," terangnya.

Namun agar pendistribusian merata dan dirasakan oleh seluruh masyarakat, dalam penjualannya dilakukan pembatasan, yakni satu orang hanya diperbolehkan maksimal membeli sebanyak dua liter maupun dua kilogram untuk masing-masing komoditas.

"MinyaKita dijual dengan harga Rp14 ribu per liter, sedangkan minyak goreng lainnya berkisar antara Rp15.000-Rp16.000 per liter. Untuk gula pasir yakni Rp13.500-Rp14.000 per kilogram," jelasnya.

Sementara itu untuk penjualan beras medium Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) juga terus berjalan hingga saat ini. Dari target penjualan mencapai 10 ribu ton pada 2023 untuk wilayah Kalteng, hingga saat ini sudah terdistribusi sebanyak 3.500 ton. "Melihat ketersediaan berbagai komoditas pangan strategis ini, kami imbau masyarakat tidak perlu khawatir dan tidak perlu melakukan pembelian panik karena semua mencukupi," ucapnya.

Baca juga: Presiden perintahkan jajaran pastikan stok beras aman
Baca juga: Komisi IV DPR-RI minta Bulog tingkatkan stok beras


Untuk memantapkan kesiapan dan sinergi, Bulog juga telah melaksanakan rapat koordinasi menghadapi HBKN ini bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, khususnya Dinas Ketahanan Pangan (Dishanpang).

Kepala Dishanpang Kalteng Riza Rahmadi mengatakan, pihaknya melakukan koordinasi untuk memastikan ketersediaan pangan strategis di wilayah setempat menghadapi HBKN. "Berdasarkan hasil rapat kami bersama Bulog, tidak ada kekhawatiran khususnya untuk sejumlah pangan strategis, ketersediaannya aman," jelasnya.