Mataram (ANTARA) - Pemerintah Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, melakukan renovasi terhadap dua puskesmas yakni Puskesmas Ampenan dan Puskesmas Pejeruk, sebagai upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Mataram dr H Emirald Isfihan di Mataram, Selasa, mengatakan, untuk kegiatan renovasi dua puskesmas tersebut telah dialokasikan anggaran Rp800 juta.
"Masing-masing puskesmas mendapatkan anggaran renovasi Rp400 juta dan pengerjaan ditargetkan rampung akhir tahun 2025," katanya.
Menurut dia, kenyamanan dan keamanan puskesmas dinilai penting untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan di puskesmas. Tidak hanya untuk kunjungan pasien sakit, tetapi juga kunjungan masyarakat yang sehat.
Baca juga: Mataram siagakan nakes 24 jam di puskesmas antisipasi bencana
Oleh karena itu, fasilitas tidak cukup hanya pada alat kesehatan, tetapi juga kondisi gedung dan ruang pelayanan harus tertata rapi dan bersih.
Ia mengemukakan beberapa bagian di puskesmas akan ditata, antara lain ruang poliklinik, ruang pendaftaran, lobi, ruang tunggu, dan akses masuk yang lebih aman.
Selain itu, juga diberikan pada titik-titik risiko kebocoran air saat musim hujan yang dinilai berpotensi membahayakan pasien.
"Melalui renovasi ini, kami ingin memastikan puskesmas sebagai layanan primer tetap layak dan nyaman digunakan masyarakat," katanya.
Baca juga: Puskesmas Karang Taliwang Mataram direhabilitasi
Upaya perbaikan fasilitas kesehatan di Mataram, lanjutnya, dilakukan secara bertahap sesuai prioritas dan urgensi kebutuhan, meski tidak menyeluruh, pemerintah memastikan ada bagian-bagian krusial yang akan segera diperhatikan.
"Upaya itu bagian dari komitmen Pemerintah Kota Mataram, untuk terus melakukan peningkatan layanan di fasilitas kesehatan primer," katanya.
Selama ini, keberadaan puskesmas tidak hanya menjadi tempat pengobatan, tetapi juga pusat edukasi dan pencegahan penyakit sehingga kenyamanan ruang pelayanan dipercaya mampu mendorong masyarakat lebih giat memanfaatkan layanan kesehatan secara dini.
"Kalau tempatnya rapi dan bersih, pasien maupun pengunjung juga akan nyaman, aman, dan betah berada di puskesmas," katanya.
Baca juga: Sebanyak 11 puskesmas di Mataram siapkan programmer jiwa
Baca juga: Puskesmas Karang Taliwang Mataram dapat bantuan renovasi Rp4 miliar
Baca juga: Biaya surat keterangan sehat di puskesmas Mataram sebesar Rp25.000
Baca juga: 11 Puskesmas Mataram siap layani jamaah haji di luar jam kerja