
Antisipasi narkoba, ASN Pemkot Mataram dites urine

Mataram (ANTARA) - Pemerintah Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Mataram melakukan tes urine terhadap kalangan aparatur sipil negara (ASN) sebagai antisipasi dan deteksi dini penyalahgunaan narkoba.
Sekretaris Daerah Kota Mataram H Lalu Alwan Basri di Mataram, Kamis, mengatakan, langkah itu sebagai bentuk komitmen serius dalam memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba di kalangan ASN termasuk tenaga guru.
"Selain itu juga sebagai upaya antisipasi dan tindakan preventif untuk memastikan seluruh pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Mataram bebas dari pengaruh zat terlarang," katanya.
Untuk hari ini, tambahnya, tes urine menyasar ratusan ASN yang berada di pusat perkantoran Pemerintah Kota Mataram di Jalan Lingkar Selatan, salah satunya Dinas Perdagangan.
Kegiatan pemeriksaan tes urine diawali di wilayah Lingkar Selatan dan rencananya akan menyasar seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota Mataram secara bertahap.
Baca juga: Tiga orang positif narkoba dalam razia kos di Mataram
Kegiatan tes urine bagi kalangan ASN tersebut dilakukan secara menyeluruh mulai dari pimpinan OPD, kepala bidang, kepala seksi, hingga staf.
Hal tersebut dilakukan untuk memberantas narkoba di lingkungan pegawai Pemerintah Kota Mataram, baik itu pengguna, coba-coba, atau bentuk apa pun.
"Kami ingin semua ASN Mataram bersih dari penyalahgunaan narkoba," katanya.
Sementara, katanya, ketika ada ASN yang terindikasi positif melakukan penyalahgunaan narkoba tentu akan dilakukan tindak lanjut sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Baca juga: BNNK usul bantuan alat tes urine narkoba di Mataram
Tim dari BNN Kota Mataram tentu akan melakukan pemeriksaan dan penelusuran lebih lanjut untuk membedakan antara penyalahgunaan narkoba dengan konsumsi obat-obatan resep dokter.
"Karena ada juga, beberapa jenis obat-obat resep dokter yang mengandung zat-zat tersebut tapi masih dalam batas wajar," katanya.
Lebih jauh Sekda mengatakan, program tes urine bagi kalangan ASN itu merupakan tindak lanjut dari rutin-nya sosialisasi penyalahgunaan narkoba dan pemeriksaan yang sebelumnya telah dilakukan di tingkat sekolah bagi para siswa.
"Ke depan, kegiatan ini diharapkan dapat terus berjalan secara rutin demi menciptakan lingkungan kerja yang bersih dari narkoba dan berintegritas," katanya.
Baca juga: ASN di Mataram dites urin guna cegah penyalahgunaan narkotika
Baca juga: BNN Mataram tes urine 100 pelajar
Pewarta : Nirkomala
Editor:
Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026
