Lombok Tengah (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bergotong royong membersihkan sampah di kawasan Pantai Tanjung Aan Mandalika sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
"Kegiatan gotong royong ini untuk mendukung gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) dalam sinergi penanganan sampah nasional di Lombok Tengah," kata Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri di Lombok Tengah, Jumat.
Kegiatan kolaborasi bersama Aparatur sipil negara (ASN), TNI, Polri, mahasiswa, pelajar dan pihak lainnya ini sebagai wujud nyata sinergi dalam penanganan sampah secara terpadu di tingkat nasional.
"Gerakan ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat," katanya.
Baca juga: Lombok Tengah siapkan TPS khusus atasi Sampah saat Bau Nyale 2026
Gerakan Indonesia ASRI, yang digagas oleh pemerintah akan dilaksanakan setiap Jumat pekan ketiga di setiap bulan, untuk melakukan aksi bersih-bersih di lokasi-lokasi strategis yang menjadi pusat perhatian publik.
Kegiatan pertama gerakan ini dilaksanakan di kawasan Pantai Tanjung Aan, destinasi wisata unggulan yang tidak hanya menyuguhkan pemandangan alam yang indah, tetapi juga menghadapi tantangan dalam pengelolaan sampah.
Di lokasi ini, ratusan peserta dari berbagai elemen masyarakat bergotong royong membersihkan area pesisir pantai dari sampah, terutama sampah plastik yang mencemari lingkungan.
"Ini sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan," katanya.
Baca juga: Belasan kontainer bak sampah di Lombok Tengah diperbaiki
Bupati Lalu Pathul Bahri juga menegaskan bahwa gerakan ini merupakan bentuk dukungan terhadap arahan Presiden Republik Indonesia dalam upaya bersama menjaga kelestarian alam, mengurangi dampak sampah plastik, dan menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman.
"Gerakan Indonesia asri bukan hanya sekadar kebersihan, tetapi juga sebuah gerakan untuk menjaga kesehatan dan kelestarian alam bagi generasi yang akan datang," ujarnya.
Bupati juga berharap bahwa kegiatan ini dapat memotivasi masyarakat Lombok Tengah untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan dan berperan aktif dalam menjaga kebersihan, bukan hanya di tingkat kabupaten, tetapi juga di tingkat nasional.
Baca juga: Di ujung kota, sampah bicara
Dalam kegiatan ini, berbagai pihak, termasuk TNI dan Polri, juga terlibat aktif dalam membantu membersihkan kawasan pantai serta memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga kebersihan dan mengelola sampah dengan baik.
"Ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam menciptakan perubahan nyata dalam pengelolaan sampah, dimulai dari tingkat individu hingga ke tingkat masyarakat luas," katanya.
Ia mengatakan dengan adanya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, serta instansi terkait, diharapkan Indonesia dapat mencapai lingkungan yang lebih bersih, sehat dan indah, sesuai dengan nilai-nilai yang terkandung dalam gerakan ini.
"Melalui kolaborasi dan semangat gotong royong, kami berkomitmen untuk mewujudkan Indonesia yang lebih aman, sehat, resik, dan indah, demi masa depan yang lebih baik," katanya.
Baca juga: Pembangunan Bank Sampah Desa Wisata Sade Lombok Tengah rampung
Baca juga: Legislator dorong Pemprov NTB intervensi pengelolaan sampah di Loteng-Lobar
Baca juga: Warga Lombok Tengah diimbau tidak buang sampah di saluran irigasi
Pewarta : Akhyar Rosidi
Editor:
Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026