Predikat Surabaya sebagai Kota Layak Anak—bahkan menuju Kota Layak Anak Dunia—seharusnya tidak berhenti pada capaian administratif dan seremoni. Predikat tersebut menuntut konsistensi ...
Praktik korupsi, kolusi dan nepotisme di semua tingkatan institusi (Eksekutif, Legisilatif dan Yudikatif) masih menjadi momok permasalahan yang dihadapi bangsa ini dapat dikatakan sudah mencapai ...
Kegelisahan yang disampaikan Chrisman Hadi dalam tulisannya Quo Vadis: Masa Depan Kesenian di Surabaya? adalah kegelisahan yang lahir dari cinta. Ia bukan sekadar kritik terhadap kebijakan atau ...
Lebih dari seperempat abad telah berlalu sejak zakat di Indonesia dikelola secara kelembagaan dan profesional. Perjalanan ini bukan sekadar angka dan statistik, tetapi bukti nyata bagaimana zakat ...
Kota Mataram sebagai ibu kota provinsi nusa tenggara barat telah berumur 32 tahun. Beragam masalah masih menghantui ibu kota ini salah satunya adalah terkait dengan pengelolaan sampah. Namun, issu ...
Diskursus dedolarisasi di Indonesia kini tidak lagi berhenti sebagai wacana geopolitik atau jargon ekonomi global. Memasuki awal 2026, ia telah menjelma menjadi kebijakan moneter yang terukur dan ...
Dalam diskursus publik, partai politik kerap dinilai melalui hasil pemilu dan dinamika kekuasaan. Padahal, dalam tradisi demokrasi konstitusional, partai memikul peran yang lebih mendasar: merumuskan ...
Di ruang sidang itu, nama Mira diucapkan lebih sering daripada nama korban. Ia tidak duduk di kursi terdakwa. Ia juga tidak terbaring sebagai jenazah yang fotonya dicetak buram di berkas ...
Kerap kali, pembahasan mengenai museum tidak lah menarik—tempat artefak sejarah dan masa lalu dipajang dalam etalase kaca yang terdengar sangat membosankan—beku, tak berdetak bersama ...
Pidato Megawati Soekarnoputri dalam peringatan HUT ke-53 PDI Perjuangan dan Rakernas I Tahun 2026 menandai satu momen penting dalam lanskap politik Indonesia. Di tengah kecenderungan politik ...