Yang namanya anak yatim piatu ini, dia `keramat` sehingga semua agama mengingatkan kepada kita tentang amanah anak yatim. Bahkan, dalam agama Islam disebutkan sangat keras karena termasuk orang yang membohongi agama kalau mereka menyia-nyiakan anak y
Mataram,  (Antara) - Wali Kota Mataram Ahyar Abduh menyerahkan bantuan Rp141 juta kepada 16 panti asuhan di daerah itu untuk biaya operasional sehari-hari.

Bantuan diberikan secara simbolis kepada tiga perwakilan pengurus panti asuhan (PA) se-Kota Mataram di Mataram, Kamis, dirangkai dengan pelatikan pengurus Badan Koordinasi Panti Asuhan (Bakorpin) Kota Mataram periode 2013-2014.

Ahyar mengatakan pembentukan Bakorpin Kota Mataram dan penyerahan bantuan itu merupakan bentuk keseriusan pemerintah kota terhadap keberadaan anak yatim di daerah itu.

"Yang namanya anak yatim piatu ini, dia `keramat` sehingga semua agama mengingatkan kepada kita tentang amanah anak yatim. Bahkan, dalam agama Islam disebutkan sangat keras karena termasuk orang yang membohongi agama kalau mereka menyia-nyiakan anak yatim," katanya.

Oleh karena itu, dia meminta kepada sekitar 30 pengurus Bakorpin yang baru saja dilantik, agar dapat menyusun program yang menyasar anak yatim secara maksimal.

Apalagi, katanya, yang menjadi Ketua Bakorpin Kota Mataram adalah Wakil Wali Kota Mataram Mohan Roliskana yang didampingi oleh para birokrat dan pejabat serta dari unsur PA.

Oleh karena itu, Bakorpin harus serius menangani masalah di PA.

Selain itu, sebagai bentuk keseriusan pemerintah kota terhadap keberadaan anak yatim piatu, Wali Kota Mataram juga menginstruksikan kepada semua pejabat eselon II di jajaran Pemerintah Kota Mataram agar masuk menjadi dewan penyantun.

"Tujuannya selain memperkuat Bakorpin juga para pejabat dapat menyalurkan sebagian rejekinya untuk kepentingan anak yatim," katanya.

Ia mengatakan kendala-kendala yang dihadapi PA harus dapat ditangani dengan baik oleh Bakorpin, terutama untuk bantuan dalam opersional PA.

"Selama ini yang menjadi keluhan PA adalah operasional makan minumnya. Untuk itu ke depan bantuan akan kita berikan dengan menghitung biaya opersional per satu anak agar tidak ada lagi kendala dalam program menyantuni anak yatim yang merupakan salah satu program pemerintah," ujarnya.

Ketua Bakorpin Kota Mataram Mohan Roliskana menjelaskan Bakorpin merupakan salah satu wadah yang efektif untuk meningkatkan fungsi serta kapasitas dewan penyantun dalam upaya mendukung peningkatan kualitas dan pemberdayaan di lingkungan PA.

"Selain akan mendukung biaya operasional PA, kami juga akan lebih aktif melakukan pembinaan dalam bidang pendidikan agar anak yatim juga memiliki kesempatan yang sama dengan anak-anak lainnya," ujar Mohan.


Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026